Diduga Didiskriminasi Sekda, Kasatpol PP Morotai Terpaksa Undur Diri

Mantan Kasatpol PP Morotai, Najamuddin.

MOROTAI-pm.com, Sekretaris Daerah (Sekda), Suryani Antarani diduga mendiskriminasi sejumlah pejabat di lingkup Pemda Pulau Morotai.

Para pejabat kemudian merasa geram dengan sikap Sekda Morotai. Salah satu bentuk diskrimasi itu adalah tidak dihargainya kinerja para kepala dinas dengan enggan merealisasikan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TTP) beberapa bulan terakhir. Akibatnya, salah satu pejabat terpaksa mengundurkan diri dari jabatannya.

“Pak Kasatpol PP saat ini sudah mengundurkan diri, ini kami duga karena diskriminasi yang dilakukan Sekda Morotai,” ungkap sumber terpercaya kepada media, Rabu (26/7/2023).

Sementara itu, Kasatpol PP, Linmas dan Damkar Kabupaten Pulau Morotai, Nadjamuddin Letsoin dikonfirmasi mengaku telah mengundurkan diri dari jabatan tersebut.

Pengunduran diri dari jabatan selaku Kasatpol PP disampaikan langsung melalui surat kepada PJ Bupati Morotai.

Dalam isi surat tersebut menyebutkan bahwa atas nama Nadjamuddin Letsoin, Pangkat/Gol. Pembina Tk I, IV/b, jabatan Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja Linmas dan Damkar, NIP 196709061996031002 pada Rabu 26 Juli 2023, penguduran diri atau berhenti dari Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja Linmas dan Damkar Pulau Morotai.

“Demikian yang saya sampaikan, atas perhatian saya ucapkan terima kasih, tanda tangan Nadjamuddin Letsoin," tulis Nadjamuddin dalam surat pengunduran dirinya.

Nadjamuddin mengaku bahwa terdapat beberapa alasan dirinya terpaksa mengundurkan diri. Hanya saja belum bisa disampaikan secara terbuka sebelum bertemu dengan pejabat bupati.

“Karena ada beberapa hal, yang itu mungkin saya belum bisa sampaikan. Nanti setelah saya ketemu dengan pak bupati baru saya sampaikan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala BKDPSDM Pulau Morotai, Musriyana Nabiu saat dikonfirmasi di ruang kerjanya mengaku belum menerima surat pengunduran dari Kasatpol PP, Linmas dan Damkar.

“Memang soal informasi pengunduran diri saya sudah dengar, hanya saja suratnya belum sampai ke BKD. Jadi kita tunggu saja suratnya," katanya.

Komentar

Loading...