poskomalut, Suradi Jalal, Kepala Desa (Kades) Pandanga Kecamatan Morsel yang sudah dinonaktifkan mengapresiasi kebijakan pemerintah daerah.

Sebab, kebijakan tersebut sangat efektif agar para kades lebih kooperatif dan bisa menyelesaikan hasil temuan.

“Saya juga sudah dinonaktifkan, makanya langkah Pemda Morotai ini saya apresiasi dan dukung, karena yang dilakukan pemerintah bagian dari pembinaan,” jelas Suradi kepada awak media, Kamis (26/6/2025).

Dengan begitu lanjut Suradi, para kades bisa menyelesaikan temuan berdasarkan hasil pemeriksaan Inspektorat.

“Ini langkah tepat, karena dalam rangka tertib administrasi jadi saya akui itu,” terangnya.

Suradi yang sudah dua kali menjabat kepala desa mengaku khilaf dengan menandatangani kesepakatan bersama sejumlah kades nonaktif terkait masalah tersebut diintervensi DPP APDESI.

“Kalau saya keliru saya minta maaf, teman-teman kades non aktif suruh tanda tangan, tapi kenapa ini diintervensi DPP APDESI,” katanya.

Dirinya membantah isu keterlibatan dirinya dalam beberapa kali pertemuan dengan para kades yang diberhentikan sementara.

“Ada kades yang non aktif berkoordinasi dengan APDESI, tapi saya tidak mau, saya juga membantah pertemuan di Juanga, termasuk pertemuan di penginapan Dodolan juga,” bantahnya.