poskomalut, Direktur PT Novavil, Mustafa Yasin membantah travel-nya terlantarkan rombongan calon jemaah asal Halmahera Timur.
“Yang mengatakan bahwa saya menelantarkan jemaah umrah asal Halmahera Timur bagi saya itu tidak benar,” ucapnya kepada poskomalut, Selasa (2/09/2025).
Ia mengaku, jadwal keberangkatan jemaah calon umrah pada 26 Agustus 2025, namun terkendala proses pengurusan administrasi dan visa yang belum kelar.
“Karena belum selesainya proses pengurusan visa, maka jemaah tunda berangkat sampai 26 Agustus. Jadi bukan terlantarkan,” bebernya.
Lanjutnya Mustafa menyampaikan, sebelum 26 Agustus, ia bersama jemaah calon umrah sudah buat Grup WhatsApp untuk berbagi informasi kaitannya dengan keberangkatan.
Ia bahkan melarang para calon tamu Allah untuk datang Ke Ternate sebelum terbit visa dan kepastian keberangkatan.
“Sebelum dokumennya siap, saya larang mereka menyeberang ke Ternate,” ungkapnya.
Meski belum diizinkan, kata Mustafa, “Mereka tetap memaksa datang ke Ternate. Saya bilang kalau menyebrang ke Ternate sebagai konsekuensi di luar tanggung jawab kami dari travel”.
“Kalau tetap ngotot ke Ternate, semua biaya atau makan minum serta tempat tinggal bukan tanggung jawab pihak kami,” katanya.
Ia menuturkan, mereka tetap ngotot datang ke Ternate, akibatnya biaya makan bahkan tempat tinggal ditanggung mandiri.
Meski begitu dirinya, tidak tinggal diam, Mustafa terus mengusahakan keberangkatan mereka. Dan, pasti para jemaah akan berangkat jika administrasinya sudah siap.
“Jadi pada intinya saya terus berupaya dan memastikan mereka pasti berangkat. Saya tidak punya niat sedikitpun terlantarkan mereka,” pungkasnya.


Tinggalkan Balasan