poskomalut, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dispersip) Kota Ternate kembali menggelar lomba bertutur.

Sebanyak 50 siswa sekolah dasar di Kota Ternate mengikuti lomba yang dilaksanakan selama dua hari yakni 18-19 Juni 2025) di kantor Dispersip Ternate.

Kepala Dispersip Kota Ternate, Safia M. Nur mengatakan lomba bertutur merupakan ajang untuk menggali kreativitas dan kemampuan anak-anak dalam menyampaikan cerita rakyat secara lisan.

Kegiatan itu bertujuan melestarikan warisan budaya dan menumbuhkan minat baca sejak dini. Juga menjadi wadah bagi anak-anak untuk mengekspresikan diri secara kreatif, belajar bercerita dengan menarik, serta mengenal kekayaan cerita rakyat nusantara.

Menurutnya, ada lima tujuan utama dari lomba tersebut. Yakni mengembangkan kemampuan berbicara, melestarikan cerita rakyat, menumbuhkan minat baca, membentuk karakter, dan melatih keberanian tampil di depan umum.

Lebih lanjut, Safia menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembelajaran bagi anak-anak.

“Kemenangan bukan segalanya, yang paling penting adalah keberanian dan usaha mereka untuk tampil dan berkembang,” tambahnya.

Para pemenang akan mewakili Kota Ternate pada ajang serupa di tingkat nasional. Sementara itu, penyerahan piagam dan piala penghargaan direncanakan akan berlangsung pada acara puncak di bulan Agustus 2025.

Kegiatan ini disambut antusias oleh siswa, orang tua, serta guru pendamping. Selain memperkuat budaya literasi. Lomba ini juga menjadi momen penting dalam memperkenalkan kembali cerita rakyat lokal kepada generasi muda.

Dalam keputusan dewan juri. Enam peserta diumumkan sebagai pemenang, masing-masing:

  • Juara 1: Izzatul Auliah
  • Juara 2: Putri Mutmainnah Jannah Abas
  • Juara 3: Arsyifa Delia Azzahra
  • Harapan 1: Asyifa Mutia Ramli
  • Harapan 2: Nurkaila Fardi
  • Harapan 3: Andini Irwiswil

Dewan juri yang menilai lomba tersebut terdiri dari. Rosdianti Ishak, Iskandar, dan Wiwik Sriwiningsih.

Mag Fir
Editor