MOROTAI-pm.com, Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Pulau Morotai saat ini mengelola 46 proyek bernilai puluhan milyar.
Puluhan proyek didominasi pekerjaan fisik untuk pembangunan sekolah dasar (SD) san sekolah menengan pertama (SMP) tersebut bersumber Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Morotai 2024.
Berdasarkan data yang dikantongi poskomalut.com, 46 proyek itu sudah ditenderkan di Unit Layanan Pengadaan (ULP) Morotai.
Seperti proyek pembangunan gedung pertemuan bernilai Rp3 miliar dikerjakan Moro Jaya Sentosa Abadi, pembangunan gedung olah raga (GOR) SMPN unggulan Bere-Bere Rp1,9 miliar oleh CV Goyang Boki Jaya.
Selanjutnya, pembangunan GOR SD Daeo yang dikerjakan CV Yastira Media Majang senilai Rp 1,9 miliar, proyek pembangunan GOR SD Wayabula senilai Rp1,9 miliar oleh CV rizki Alam Raya.
Selain itu, sekitar 20 proyek bernilai belasan milyar lainnya itu lebih difokuskan pada empat item kegiatan tersebar di sejumlah SD maupun SMP dan sederajat. Misalnya proyek pembangunan ruang tata usaha SMPN 12, proyek pembangunan ruang laboratorium, proyek pembangunan ruang perpustakaan serta proyek pembangunan ruang kelas baru.
Kadikbud Morotai, Ujang Bagindo dikonfirmasi terkait perkembangan proses tender, dirinya lebih irit bicara.
Ia lantas meminta jurnalis media ini mengkonfirmasi langsung ke ULP.
“Coba tanya di ULP,” singkatnya.
Ditanya kembali totalnya proyek yang ditangani Dikbud termasuk besaran anggaran, ujang mengaku sibuk.
Saya masih kegiatan, nanti saya kasi info,” tandasnya, Senin (22/7/2024).



Tinggalkan Balasan