MOROTAI-pm.com, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pulau Morotai menuding dugaan penyalahgunaan anggaran daerah dilakukan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Suryani Antarani.
Dugaan penyalahgunaan anggaran negara itu bisa dilihat dari beberapa masalah yang muncul, misalnya DPRD Morotai belum menerima dokumen realisasi anggaran yang sudah diminta dua minggu lalu.
“Tapi dengan dia (Sekda) tidak memberikan saja orang bodoh juga tahu ada apa sebenarnya di sana. Indikasinya besar sekali kalau tidak ada indikasi kenapa di putar-putar ini sudah menjelang dua minggu lebih kurang lebih tanggal 9, jadi pertanyaan besar ada apa sehingga tidak diberikan soal laporan angaran,” cetus wakil ketua DPRD Morotai, Judi R Dadana kepada wartawan kemarin.
Bahkan tegas dia, tidak diberikannya dokumen publik yang menjadi kewajiban Pemda Morotai itu akan menjadi catatan bagi DPRD, karena terkait masalah itu juga terdapat aturan mainnya.
“DPRD akan kaji apakah ini merupakan satu tindak pidana atau bukan, nanti kita kaji dulu dari sisi hukum, dan sebenarnya ini kewajiban mereka harus menyampaikan ke kita apa yang ditutupi di sana, sehingga sampai sekarang belum mereka berikan,” ungkapnya.
“saya sendiri sampaikan ke kadis keu dan beliau menyampaikan ke saya bahwa itu laporan realisasi angaran besok baru dia berikan. Ketika rapat dengan tim angaran, pemerintah daerah antara DPRD besok baru beliu hadir, tetapi ternyata ketika besok itu, alasannya diperiksa Kajari, oleh sebab itu kami berpikir bahwa Rapat ini tidak sah dan kita tarik kembali lagi,” sambungn Judi.
Ia kembali memberikan penegasan jika Kepala BPKAD tidak memberikan dokumen realisasi anggaran, maka pihaknya tidak segan-segan menyita dokumen yang diduga bermasalah itu.
“Jadi besok kita mo action mo angkat semua yang ada di sana, karena sampai sekarang mereka belum memberikan laporan realisasi anggaran.Kita tidak tahu data-data dia simpan di mana, kita bongkar semua di sini, dengan meminta pihak kepolisian hadir, karena tanda tanya besar kenapa,dan ada apa sampai sekarang laporan realisasi anggaran tidak di berikan,” tegasnya.



Tinggalkan Balasan