MOROTAI-pm.com, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pulau Morotai, Rusminto Pawane dikabarkan menghilang hampir dua bulan.
Bahkan, tidak berkantornya Rusminto yang berkapasitas sebagai Ketua DPD II Partai NasDem Morotai itu sangat memengaruhi kinerja DPRD secara kelembagaan.
“Jadi wacana di internal DPRD, karena ketua (Rusminto) sudah hampir dua bulan tidak berkantor,” ungkap anggota DPRD Morotai, Basri Rahaguna kepada media ini, Kamis (24/8/2023).
Menurutnya, menghilangnya orang nomor satu wakil rakyat di parlemen itu membuat anggota lain pun turut bertanya-tanya. Sebab, bagi mereka seorang ketua tidak berkantor kurang lebih dua bulan itu menjadi masalah tersendiri di internal legislatif tersebut.
“Entah beliau saat ini di mana kami juga tidak tahu. Bahkan komunikasi pernah kami lakukan baik via telephone maupun via Grup WhatsApp DPRD tapi tidak pernah direspon,” ujarnya dengan nada kesalnya.
Ia menuturkan, raibnya Ketua DPRD tanpa alasan jelas patut dicurigai. Sebab, ketika kondisi Morotai lagi stabil, politis Partau NasDem itu menghilang tanpa pemberitahuan.
“Menurut saya, ini ada konspirasi-konspirasi lain yang beliau lakukan. Entah itu konspirasi politik, pribadi atau kelompok ka saya tidak tahu, yang jelas menurut saya ada konspirasi besar yang diaturnya,”cetusnya.
“Olehnya itu jika ketua DPRD tidak segera berkantor maka akan dilakukan mosi tidak percaya kepadanya,” sambungnya menegaskan.
Basri menegaskan, dalam pekan ini Rusminto tidak menunjukan batang hidungnya, maka pihaknya siap mengonsolidasi anggota lain untuk menyampaikan sikap mosi tidak percaya terhadap Ketua DPRD Pulau Morotai.
Ia juga menyesalkan sikap Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Morotai, Suhari Lohor yang tidak mengambil tindakan tegas terhadap Sumitro.
“Sudah begitu baru ketua BK juga hanya diam tanpa menjalankan aturan berdasarkan tata tertib yang sudah diatur,”sesalnya.
Ketua DPRD Pulau Morotai, Rusminto Pawane, belum berhasil dikonfirmasi hingga berita diturunkan.



Tinggalkan Balasan