Gaji Aparatur Desa Rp7 Milyar Diduga Ditimbun BPKAD Morotai

Ilustrasi.

MOROTAI-pm.com, Hingga kini, gaji milik aparatur desa di Kabupaten Morotai senilai Rp7 milyar diduga masih ditahan Badan Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah (BPKAD).

Pasalnya, gaji perangkat mulai dari Kades, Sekdes, Kaur, RT, RW hingga tenaga kebersihan di 88 desa yang bersumber dari Alokasi Dana Desa (ADD) Kabupaten Morotai seharusnya sudah direalisasi.

“Jadi ada dua bulan gaji aparat di 88 desa yang belum diterima. Dua bulan itu totalnya sekitar 7 milyar, karena dalam satu bulan untuk 88 desa 3,4 milyar kalau 2 bulan hampir 7 milyar,” ungkap salah satu Kades kepada media ini, Rabu 7 September 2023.

Dirinya menduga, Pemda Morotai melalui BPKAD telah menimbun gaji milik desa untuk kepentingan lain.

“Saya duga, ini ditimbun, karena walaupun bersumber dari ADD, tapi seharusnya diberikan kepada desa, karena itu hak mereka, kalau tidak dikasih, lalu anggaran itu dikemanakan,” tanya dia.

Ia berharap agar Pemda Morotai segera membayar gaji milik aparatur di desa, karena saat ini sangat dibutuhkan.

Terkait itu, Kaban BPKAD Suryani Antarani tidak dapat dikonfirmasi lantaran masih berada di luar daerah.

"Ibu Kadis masih ikut kegiatan di luar,” ucap Asisten I Pemda Morotai, Hi Muhlis Baay.

Komentar

Loading...