poskomalut, Pembayaran gaji honorer daerah (honda) Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) masih belum jelas.
Pasalnya, tahun ini tenaga honorer di Indonesia telah dihapus. Pembayaran gaji hanya akan berlaku bagi PPPK yang lolos seleksi.
Sekertaris Daerah, Ricky Chairul Richfat saat dikonfirmasi mengatakan, tahun ini pemerintah daerah tidak serta merta membayar gaji honorer.
Pemerintah daerah masih menunggu regulasi terkait pembayaran gaji tenaga honda.
“Kami hanya membayar gaji tenaga yang sudah lolos PPPK dan CPNS pada tahap dua. Sementara tenaga honorer belum ada regulasi untuk membayar gaji mereka,” ujar sekda kepada poskomalut, di Maba, Kamis (14/8/2025).
Sesuai ketentuan Undang-undang, pemerintah daerah hanya bisa mengangkat tenang outsourcing, di antaranya Satpol PP, cleaning service (petugas kebersihan) dan supir ambulans.
“Jadi untuk tenaga outsourcing sudah tidak bermasalah,” ujarnya.
Meski begitu Ricky menyebut tenaga honorer guru dan kesehatan akan didata ulang untuk penyesuaian.
Pasalnya untuk dua jenis tenaga kerja tersebut masih sangat dibutuhkan pemerintah daerah.
“Kami usahakan pada September sudah selesai mendata tenaga guru dan kesehatan untuk dibuat regulasi dari pemerintah daerah. Tapi tenaga kesehatan akan diprioritaskan bekerja di RS Pratama Wasileo. Apabila mereka tidak bersedia ditugaskan di RS Pratama Wasileo, dengan sendirinya dianggap mengundurkan diri serta bersedia ditempatkan di mana saja, baik itu tenaga guru dan kesehatan,” tukas Sekda.


Tinggalkan Balasan