DARUBA-pm.com, Institut Lingkaran Pendidikan Alternatif (KAPAL) Perempuan terus memberikan support kepada Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Perempuan dan Anak (YLBH PA) dengan memberikan pendidikan kesadaran tentang gender,  kesehatan reproduksi, kepemimpinan perempuan, strategi membangun organisasi dan mengembangkan ekonomi kolektif.

Bahkan, support itu dilakukan terhadap anggota sekolah perempuan yang telah terbentuk beberapa tahun. Salah satunya di Kabupaten Morotai.

Direktur Pelaksana YLBH PA Morotai, Djuniar kepada media ini mengatakan KAPAL Perempuan menjadi salah satu lembaga yang konsisten dalam memberikan pendidikan terhadap kaum perempuan.

Salah satunya dengan melakukan pelatihan penguatan perspektif GEDSI untuk pemimpin perempuan misalnya penguatan kapasitas pemimpin perempuan lokal sehingga melahirkan leader leader perempuan yang siap berjuang untuk keadilan bagi kaum perempuan.

“Pendidikan kaum marjinal dan disabilitas yang mana perjuangan itu dapat mereka mulai dari lingkungan keluarga dan di lingkungan desa mereka, selain itu juga untuk menumbuhkan kepercayaan diri mereka aktif  dalam setiap forum baik itu rapat di desa mau pun berani mengadvokasi setiap aduan di pos pengaduan baik itu dalam hal kepengurusan identitas hukum masyarakat yang belum ada,” jelasnya.

Selain itu kata dia, sekolah perempuan juga akan bicara soal kesejahteraan sosial masyarakat yang belum tercover pemerintah. Termasuk mendidik perempuan untuk bisa mendampingi kasus yang masuk di pos pengaduan ke Polres serta berani dan percaya diri untuk memediasi setiap permasalahan di lingkungan masing-masing.

“Kami sangat berterima kasih kepada KAPAL Perempuan pusat dan inklusi dalam hal ini telah mensuport kami, LBH PA Morotai untuk memberikan penguatan kapasitas pada perempuan akar rumput. Ini akan melahirkan pemimpin perempuan lokal di mana mereka bisa berdaya dan punya perspektif keadilan gender yang akan memfasilitasi suara-suara perempuan diperbatasan agar bisa didengar para pengambil kebijakan,” tukasnya.