poskomalut.com
baner header

Kisah Kematian Tragis 3 Warga Halteng Masih Misteri

Polisi : Kita Terkendala Alat Bukti

WEDA-PM.com, Kisah kematian tragis tiga warga di hutan belakang Desa Peniti Kecamatan Patani Timur, Sabtu (20/3) lalu masih menjadi misteri. Tragedi berdarah di Kali Gowenly yang menewaskan Risno, Haji Masani, dan Yusuf Kader pelakunya belum diungkap.

Kasat Reskrim Polres Halteng, IPTU Taufik Saimima menyatakan, polisi masih terkendala alat bukti. Sebab, keterangan saksi tidak mengarah ke pelaku. Selain itu, keterangan saksi yang satu dengan saksi lainya berbeda atau tidak sama.

Saksi kata Kasat, juga tidak mengetahui atau melihat langsung maupun mengenali ciri-ciri pelaku. Hal tersebut yang menjadi kendala.

“Kalau keterangan dari saksi tidak singkron akan sulit untuk ambil kesimpulan. Saksi harus berikan keterangan yang sesuai. Jangan satu kasih keterangan lain, yang satu lain,”kata Kasat Reskrim, IPTU Taufik Saimima, Senin kemarin.

Menurut Kasat, tidak ada kesulitan selama pemeriksaan. Hanya saja, penyampaian saksi yang tidak mengarah kepada pelaku. Ini yang sulit. Apalagi pembunuhan itu di hutan sehingga masih butuh banyak informasi, pengembangan dan keterangan lain yang mengarah ke pelaku.

Kasat mengungkapkan, penyidik akan terus melakukan pengembangan. Untuk itu, diharapkan informasi sekecil apapun agar disampaikan ke penyidik sehingga pelaku pembunuhan cepat diungkap.

“Yang jelas kita tidak diam. Kita terus kembangkan kasus ini. Semoga pelaku cepat diungkap,”ucapnya.

Penyidik lanjut kasat, telah melakukan pengambangan hingga ke Haltim. Sebab, kasus pembunuhan di Kali Gowenly mirip dengan kasus pembunuhan di Kali Waci, Maba Selatan Haltim.

“Kita kaitkan dengan kasus yang terjadi disana. Motifnya seperti apa. Dan sudah dua kali berkordinasi dengan penyidik Polres Haltim,”terangnya.(msj/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: