poskomalut.com
baner header

KPRP dan KUA Kecamatan Tobelo Gelar Maulid

TOBELO-PM.com, Komunitas Pemuda Rawajaya (KPRP) dan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tobelo, Kabupaten Halut menggelar maulid Nabi Muhammad, S.a.w, yang dihelat pada Selasa (12/11/2019), di Masjid Nurullbahri Desa Rawajaya.

Maulid yang bertajuk indahnya persaudaraan Islam itu sebagai wujud persatuan umat Islam di wilayah Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara (Halut).

Ketua panitia Muhammad Risme mengatakan, dalam Maulid menghadirkan pembawa Hikmah Ketua Lembaga Dakwah pusat, Imam Amrozi MA, kepala KUA Tobelo Rahman Saha, TNI, Kapolsek, dan ratusan masyarakat muslim Tobelo.

Ia mengatakan, kegiatan Maulid ini direncanakan sejak sebulan lalu, kerja sama antara Pemuda Rawajaya dan KUA Tobelo. Tujuan maulid juga menguatkan persaudaraan Islam dengan memperingati Maulid Nabi 12 Rabiul Awal 1441 Hijria. “Atas partisipasi dari sejumlah pihak dan masyarakat serta kerja keras panitia yang didukung KUA Tobelo, maka kegiatan ini dapat terwujud dan berlansung khidmat sebagai persatuan Islam dalam persaudaraan,” tutur Muhammad Risme.
Sementara Kepala KUA Tobelo, Rahman Saha mengatakan, akhirnya kerja ikhlas dan kerja sama yang baik oleh panitia dapat mengantarkan puncak acara peringatan Maulid Nabi berlangsung lancar dan penuh hikmah. Selain itu, melalui puncak Milad ini, tak hanya sebagai serimonial belaka, akan tetapi harus menjadi ajang persatuan umat Islam, sesuai yang diteladani Nabi Muhammad. “Saya menghimbau Masyarakat muslim Tobelo, khususnya Desa Rawajaya harus menjadi nilai persatuan dalam meneguhkan nilai persaudaraan sebagai amal ibada,” terangnya.
Sementara pembawa hikma maulid, Imam Amrozi menuturkan, dengan acara maulid ini, Kiranya dapat membangun persaudaraan dengan cara tebar salam, saling berkunjung, saling memberi, dan saling nasehat menasehati, serta saling kerja sama dapat diwujudkan dalam keseharian. Sebab, hal ini yang dicontohkan Nabi Muhammad dalam kesehariannya di Maka dan Madina. “Saya harap masyarakat Tobelo, dapat meneladani perjalanan hidup kaum muslimin di jaman Rasulullah yang lebih banyak membangun persaudaraan guna memperkuat persatuan Islam,” akhirinya.(mar/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: