BOBONG-PM.com, Demi menjalankan ibadah dengan mudah, warga Dusun Bakiki dan Mentenes akhirnya membangun masjid secara swadaya. Sayangnya, rumah ibadah bagi warga 2 desa Yakni sahu (Bakiki) serta Mentenes (Tikong) itu belum diselesaikan karena terkendala anggaran.

Padahal, bangunan Masjid didesa yang terletak dikecamatan Taliabu Utara tersebut sudah dibangun sejak 2016 lalu melalui dana yang terkumpul dari ‘keringanan tangan” masyarakat sendiri.

Dari sejumlah infomasi yang dihimpun, Masjid dengan nama Nurul Iman progresnya dimulai dari kepanitiaan pertama 2016, namun pada kepanitiaan tersebut sempat terhenti padahal baru sampai pada pekerjaan ring balok

“Dari panitia yang pertama itu hanya sampai diring balok, kemudian tidak lanjut selama beberapa tahun ini, panitianya juga sudah bubar,” kata Tirowali, warga dusun Mentenes

Lebih lanjut, Pria yang lebih dikenal dengan nama Daeng Tiro itu menjelaskan bahwa, setelah mandeknya pekerjaan Masjid Swadaya Nurul Iman beberapa tahun, maka warga kembali berembuk untuk membentuk kepanitiaan baru dimana ia dipercaya sebagai Ketua panitia.

Dibawah kepanitiaannya, pekerjaan kembali dilanjutkan setelah berhasil menghimpun dana dari masyarakat, baik didesa Tikong, Nunu maupun didesa Sahu serta dari uluran tangan dari sejumlah pihak.

“Karna kita mau punya masjid sendiri, akhirnya kita berembuk kembali bentuk kepanitiaan baru, dan saya yang jadi ketua, jadi kita bikin proposal, bawa didesa Tikong dan Nunu juga didesa sahu, kita juga siap kotak amal, jadi itu yang membuat pekerjaan berjalan hingga saat ini” Lanjut Tiro, Ketua Panitia baru Pembangunan Masjid Nurul Iman Bakiki- Mentenes saat ditemui, Jumat, 04/06.

Melalui instrumen pengumpulan dana yang dilakukan tersebut, akhirnya, baru saja 4 bulan dalam kepanitiaannya, Daeng Tiro beserta anggotanya sudah berhasil melanjutkan tahapan pekerjaan hingga mencapai 50 persen perkiraan.

“Kalau diperkirakan, pekerjaan sudah mencapai 50 persen, karena masih banyak yang kurang, apalagi, kami juga mau buat terasnya lagi, sementara diluar belum plaster, didalam juga begitu” Tambah Daeng Tiro.

Dirinya memperkirakan, proses pekerjaan Masjid Nurul Iman akan diselesaikan secepatnya agar bisa digunakan pada Hari Raya Idul Adha kedepan, “Kami akan usahakan sudah bisa dipake pada hari raya haji nanti, jadi sementara fokus cari dana sambil pekerjaan terus berjalan” Ujarnya.

Untuk mempercepat proses penyelesaian Masjid Nurul Iman, Ia berharap agar siapapun dapat membantu, sehingga warga Dusun Bakiki dan Mentenes yang kabarnya akan dimekarkan jadi satu desa tersebut bisa diselesaikan sebelum Hari raya Idul Adha, “Harapan kami, siapapun dapat membantu, biar kita bisa pakai pada hari raya haji nanti” Pinta Daeng Tiro kepada Wartawan. (deni/red)