MOROTAI-pm.com, Proyek pembangunan Pelabuhan Daruba Kabupaten Pulau Morotai ternyata tidak memiliki papan proyek.

Padahal, proyek yang ditaksir menelan anggaran senilai Rp6 milyar untuk pembangunan gapura, jalan dan kantor pelabuhan itu saat ini sudah dikerjakan pihak kontraktor.

Amatan media ini, progres pembangunan kantor sudah hampir 100 persen. Gapura pelabuhan juga dalam proses pembangunan, sementara jalan masuk pelabuhan belum dikerjakan. Hanya saja, papan proyek tidak dipasang di lokasi pekerjaan.

“Biasanya kalau namanya proyek itu harus ada papan proyek, ini tidak dipasang, apalagi proyek itu orang sering lewat, karena pelabuhan di situ,” ungkap salah satu warga yang serin lewat di lokasi pembangunan.

Dirinya meminta agar kontraktor maupun instansi terkait agar tidak menutup-nutupi proyek yang bernilai milyaran rupiah itu.

Terkait papan proyek, Kepala Sabandar Pulau Morotai, Anwar Saitua saat dikonfirmasi sejumlah awak media di ruang kerjanya membantah jika proyek pekerjaan pelabuhan tidak ada papan proyek.

“Ada papan proyek, hanya saja ada material, sehingga sementara dipindahkan ada nanti di foto saja,” bantahnya.

Bahkan, dirinya meminta kepada wartawan untuk melihat langsung di luar papan proyek yang dipindahkan itu.

Lanjut Anwar, pekerjaan pembangunan Pelabuhan Daruba anggarannya dari Kementrian Perhubungan dan sumber anggarannya APBD tahun 2023.

“Ada empat item yang dibangun, yakni gapura, jalan lingkar pelabuhan, parkiran dan kantor,” bebernya.

Sementara, pada papan proyek tertulis pekerjaan pembangunan sisi darat Pelabuhan Daruba dengan pagu anggaran senilai Rp6.791.259.000,00 bersumber dari APBN, waktu pekerjaan 240 hari dan pemegang proyek CV. Dodora Pantai Indah.