TERNATE-PM.com, Harapan dan sikap warga Kelurahan Bastiong, Kecematan Ternate Selatan itu sepertinya tidak kesampaian. Ini terkait dengan penolakan pemindahan pelabuhan speedboat rute Tidore Kepulauan dan Ternate dari Bastiong ke Pelabuhan Semut Mangga Dua.
Hal ini disampaikan langsung Ketua DPRD Kota Ternate, Muhajirin Bailussy. Ia mengatakan warga harus menerima proses pemindahan tersebut sebab pelabuhan di Bastiong itu dikhususkan untuk aktivitas perikanan.
“Kita (Ketua DPRD) bakal memanggil semua lintas sektor untuk dibahas soal solusi pemindahan tersebut, karena pelabuhan speedboat tersebut diperuntukkan bagi pelabuhan perikanan,” kata Muhajirin, Senin (31/1/2022).
Apabila alasan penolakan warga adalah faktor ekonomi, sambung Muhajirin, sosialisasi lebih lanjut bakal dilaksanakan pihak terkait. Sebab, di Bastiong sendiri masih ada pasar tradisional dan pelabuhan kapal tujuan Halmahera Selatan yang menjadi sentra perputaran ekonomi.
“Jadi kalau alasannya ekonomi. Kan masih ada aktivitas pasar dan pelabuhan kapal tujuan Halmahera Selatan, sehingga bisa menjadi sentra perputaran ekonomi,” ujar ketua DPRD Kota Ternate
Selain itu, Muhajirin kemudian mengingatkan pemerintah kota agar berkoordinasi dengan semua instansi, termasuk masyarakat sekitar dan pihak kelurahan, sehingga warga paham kegunaan pelabuhan masing-masing.
“Harusnya pemkot juga melakukan komunikasi dan koordinasi dengan semua instansi termasuk masyarakat dan pihak kelurahan bahkan RT, sehingga masyrakat juga paham kegunaan pelabuhan masing-masing itu seperti apa,” tutupnya.



Tinggalkan Balasan