Persiapan Akreditasi, Dinkes Undang 13 Puskesmas

Worksop akreditasi puskesmas.

MOROTAI-pm.com, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Morotai menggelar worksop dengan menghadirkan 13 Pusat Layanan Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) yang tersebar di Enam kecamatan.

Worksop tersebut digelar rangka akreditasi dan reakreditasi sejumlah Puskesmas di Morotai.

Selain itu, kehadiran 13 Puskesmas dalam kegiatan tersebut untuk menimbah pemahaman standar dan instrumen akreditasi.

Pj. Bupati Pulau Morotai, Muhammad Umar Ali, dalam sambutannya menyampaikan, Puskemas sebagai fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama. Maka, Puskemas menjadi ujung tombak layanan  yang bertanggungjawab menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat dan perorangan, di masing-masing wilayah kerjanya.

Menurut Umar Ali, untuk melaksanakan tugas dan fungsi tersebut, Puskesmas harus memenuhi standar mutu yang ditetapkan Kemenkes RI.

Ia menuturkan, dalam upaya peningkatan mutu pelayanan agar mengetahui bahwa suatu Puskesmas telah memenuhi standar yang telah ditetapkan, makan wajib akreditasi sebagaimana telah diatur dalam Permenkes nomor 43 tahun 2019, tentang Pusat Kesehatan Masyarakat.

"Kita ketahui bersama bahwa beberapa tahun terakhir ini akreditasi puskesmas tertunda pelaksanaannya karena adanya Pandemi Covid-19,” tuturnya.

"Selain itu juga, akreditasi Puskesmas melewati fase perbaikan dan penyempurnaan regulasi, baik dalam hal penyelenggaraannya maupun instrumen yang digunakan,” sambungnya.

Sementara, Kepala Dinkes-KB Pulau Morotai, Julys Giscard Kroons, mengaku 13 Puskesmas yang mengikuti workshop akreditasi, tujuh diantaran merupakan reakreditasi yang sertifikat akreditasinya sudah berakhir masa berlakunya.

“Sementara untuk Enam puskesmas akan mengikuti akreditasi perdana,” ujarnya

Ia menambahkan, untuk mempersiapkan akreditasi, semua upaya sudah persiapankan jauh sebelumnya melalui Tim Pembina Cluster Binaan (TPCB) yang intens melakukan pendampingan dalam setiap pelaksanaan manajemen Puskesmas.

Komentar

Loading...