TIDORE-PM.com, Belum terbongkar satupun penggunaan akun palsu yang selalu menyerang pribadi orang di akun facebook group Tikep memilih oleh Polres Kota Tidore Kepulauan, kembali dipertanyakan.
Kepada Posko malut, salah satu warga Desa Ampera, Kecamatan Oba Utara, Kota Tidore, Muhamad Lutfi Abdullah S.IP, menyatakan belum terbongkarnya akun palsu patut dipertanyakan. Padahal, Polri memiliki fasilitas yang bisa mengungkap oknum-oknum yang meresahkan ini. Dimana keserisuan polisi sebagaimana diatur dalam pasal 30 ayat 4 UUD 1945, yang menyebut sebagai kepolisian sebagai alat negara menjaga keamanan dan ketertibaan masarakat, bertugas melindungi,m engayomi, melayani masarakat serta menegakkan hukum.
Sebagai salah satu korban hinaan akun palsu, Lutfi, mengaku sangat sakit hati atas hinaan yang dilontarkan hanya karena pilihan politik. Akun palsu mengeluarkan kata-kata yang tak pantas hingga melibatkan orang tuanya. Oleh karna itu ia mempertanyakan tugas dan fungsi Polres Tidore selama ini yang konon akan berupaya mengungkap pengguna akun palsu namun gagal.
Lanteran kinerja Polres ini, wajar saja jumlah akun palsu bukan berkurang namun semakin menjadi- jadi. Entah pemantauannya yang kurang masif atau kualitas penanganan kasusnya yang menurun.
’’Kami berharap Polres semakin mengdepankan keadilan untuk rakyatnya dan semakin berkualitas dalam mnyelesaikan setiap perbuatan yang tidak terpuji,’’ pungkas Lutfi. (mdm/red)



Tinggalkan Balasan