poskomalut, Proyek pagar dan paving block di depan kantor Dinas Parawisata (Dispar) Morotai menguras anggaran fantastis.

Proyek yang melekat di Dinas PUPR Morotai dibangun di depan kantor Dispar menggunakan Dana Alokasi Umum (DAU) 2025 sebesar Rp1.187.088.000 dengan nomor kontrak 600-17/PPK-PUPR/PEM.P.PAVIN B.KDP/PM/IX/2025, dikerjakan CV. Permata Karya selama 100 hari kalender.

Berdasarkan amatan media ini, proyek yang berada di jantung kota, tepatnya di depan tugu Pancasila Desa Darame tersebut sudah mulai berjalan. Progresnya sudah pada pembangunan fondasi pagar. Sementara pembuatan paving block belum dikerjakan.

Plt. Kepala Dispar Pulau Morotai, Muksin Suleman ketika diwawancarai media ini mengaku bahwa proyek lansdkip tersebut melekat di Dinas PUPR. Namun, pekerjaan fisiknya di Dispar.

“Jadi pembangunan pagar dan pembangunan landskip ini bersumber dari DAU 2025 dari PUPR dengan anggaran sebesar Rp1,1 miliar lebih. Jadi dia satu paket,”katanya.

Dalam penjelasannya, pembangunan di depan Dispar berdasarkan gambar selain pemasangan paving juga taman.

“Jadi kalau dilihat gambarnya itu, dipinggir itu ada pagar hanya saja tidak tinggi, di depan itu nanti ada taman juga, karena ini juga masuk kawasan pendidikan,” jelasnya.

Muksin mengaku, bahwa proyek di Dispar sudah dikerjakan kontraktor beberapa hari lalu. Yakni pembuatan pagar dan proses pekerjaannya masih terus berlangsung.

“Pekerjaannya sudah beberapa hari, materialnya juga sudah ada tinggal menunggu proses pembangunan lanjutan,” akunya.

Ditanya terkait lahan kosong milik Pemda Morotai di sebelah kantor Dispar, Muksin menambahkan, lokasi tersebut belum ada pembangunan. Sebab yang dibangun saat ini hanya ada di depan kantor Dispar Morotai.