poskomalut, Wakil Bupati Morotai, Rio Cristian Pawane memberi penegasan bahwa Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD)  periode 2025–2029 merupakan bagian strategis dari proses perencanaan pembangunan.

Dengan demikian, dirinya dan Bupati Morotai  melaksanakan pemerintahan berdasarkan visi misi yang telah disepakati bersama.

“Melalui Musrenbang ini, kami memastikan visi ‘Morotai Unggul, Adil, dan Sejahtera’ dapat diterjemahkan menjadi kebijakan dan langkah nyata di semua sektor pembangunan,” jelas Rio saat memberikan sambutan pada Musrenbang kabupaten yang dilaksanakan di aula kantor bupati, Selasa (12/7/2025).

Untuk menyukseskan program Pemerintah Morotai itu kata dia, dibutuhkan kerjasama seluruh komponen termasuk lembaga DPRD, dunia usaha, akademisi, dan media, tokoh pemuda, masyarakat dan tokoh agama untuk menjadikan forum ini sebagai momentum awal memperkuat sinergi.

“Pembangunan yang berhasil adalah pembangunan yang direncanakan bersama dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat,” ujarnya.

Rio secara resmi membuka Musrenbang RPJMD Kabupaten Pulau Morotai 2025–2029 dengan harapan kegiatan ini akan menghasilkan dokumen perencanaan yang membawa kemajuan bagi Morotai.

Sementara Kaban Bappeda menjelaskan bahwa Musrenbang RPJMD yang digelar itu merupakan salah satu tahapan penting dari serangkaian proses penyusunan RPJMD.

Beberapa tahapan yang telah dan akan dilaksanakan, antara lain:

1. Penyusunan Rancangan Awal (Ranwal) RPJMD dan Renstra Perangkat Daerah.

2. Pelaksanaan Forum Konsultasi Publik Ranwal RPJMD.

3. Pembahasan dan penyepakatan Ranwal RPJMD.

4. Perumusan Rancangan Akhir (Rankhir) RPJMD.

5. Reviuw oleh Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) dan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) RPJMD di DPRD.

7. Evaluasi Ranperda RPJMD ke tingkat Provinsi dan penetapan Ranperda.