MOROTAI-pm.com, Sejumlah mobil dinas (mobdin) milik Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pulau Morotai diduga dibawa kabur ke daerah lain untuk kepentingan pribadi.

Bahkan, mobdin tersebut dibawah keluar di jaman pemerintahan sebelum Bupati Rusli Sibua dan Rio Cristian Pawane (Rusli Rio).

Berdasarkan data yang dihimpun media ini, Mobdin yang hilang dari Morotai, diantaranya dua unit mobil jenis Sedan ditemukan di Tobelo. Satu unit sedan di Ternate serta satu mobil Alpart ditemukan di Jakarta.

Tidak hanya itu, sejumlah sepeda motor dinas yang dibeli Pemda Morotai juga saat ini hilang tanpa jejak.

Sementara, dua unit mobdin jenis Hailux Double  Kabin dengan nomor polisi DG 2032 XY dan DG 1469 XX dipakai salah satu tim dari calon gubernur Malut beberapa waktu lalu ditemukan di daratan Pulau Halmahera dan dalam keadaan rusak.

Kabid Aset BPKAD Morotai, Ismail Saleh ketika dikonfirmasi mengungkapkan, mobil tersebut ditemukan di Halbar dan saat ini sudah dipindahkan ke kantor bupati.

“Disaat kami dapat yang satunya ada di Sofifi, yang satunya di Halbar. Jadi sudah dua tahun mereka bawa keluar, terus yang dibawa keluar pun bukan orang pemda dan bukan PNS,”ungkap Ismail kepada wartawan beberapa waktu lalu.

“Kami di aset juga inventarisasi, tapi dua mobil ini kami tidak tahu keberadaan. Saat kami ambil masih ada bekas stiker kampanye, tapi kami tidak tahu stikernya apa, dari calon mana, karena sudah di cabut,” jelas Ismail.

Dirinya menambahkan bahwa saat ditemukan mobil dalam keadaan rusak.

“Saat kami ambil kondisi mobil tidak hidup lagi ada alat-alat kami ganti, mobil itu kami deret ke bengkel pakai tali,” pungkasnya.