poskomalut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pulau Morotai, Muhammad Umar Ali, menghadiri kegiatan penguatan koordinasi dan kolaborasi konservasi laut dan mangrove.

Giat yang diselenggarakan di Morotai pada 9–14 Mei 2026 itu, bertujuan memperkuat koordinasi dan pemahaman bersama terkait upaya konservasi laut, pengelolaan kawasan konservasi, perlindungan ekosistem mangrove.

Juga pengembangan jejaring kolaborasi antara lembaga swadaya masyarakat (LSM), pemerintah, dan masyarakat di Maluku Utara.

Dalam kegiatan ini turut terlibat tim Packard Foundation, ILMMA, Konservasi Indonesia, WCS Program Indonesia, mitra lokal seperti Universitas Pacific, kelompok masyarakat pesisir, serta pemerintah dan berbagai stakeholder terkait di Maluku Utara dan Morotai.

Selama kegiatan, para peserta melakukan pertemuan, diskusi, kunjungan lapangan, hingga observasi langsung terhadap kondisi ekosistem pesisir dan laut di sejumlah kawasan konservasi dan desa pesisir di wilayah Morotai Selatan Barat.

Acara itu menjadi sarana untuk melihat secara langsung capaian program konservasi, pengelolaan kawasan konservasi, serta penguatan kawasan konservasi di Maluku Utara.

Muhammad Umar Ali menyampaikan, kegiatan ini memiliki peran penting dalam meningkatkan pemahaman seluruh pihak terhadap kondisi lapangan dan kebutuhan masyarakat pesisir, sekaligus membuka peluang penguatan dukungan program konservasi di masa mendatang.

“Melalui kegiatan ini diharapkan tercipta sinergi yang semakin kuat antara pemerintah, lembaga konservasi, perguruan tinggi, dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan ekosistem laut dan mangrove di Maluku Utara, khususnya di Morotai,” ujarnya.

Selain memperkuat jejaring kemitraan, kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong keberlanjutan dukungan terhadap program konservasi laut dan pemberdayaan masyarakat pesisir di wilayah Maluku Utara khusunya di Morotai.