poskomalut.com
baner header

Tiga Pimpinan Perusahan Milik Pemkot Ternate Hadiri Undangan Klarifikasi

TERNATE-PM.com, Tim Itilijen Kejaksaan Tinggi Maluku Utara (Malut), terus mendalami laporan dugaan tindak pidana korupsi di perusahan daerah (Perusda) milik Pemerintah Kota Ternate.

Kejati Malut melalui Bidang Intelijen, pada Selasa (28/7/2020) memanggil tiga orang pimpinan perusahaan di lingkup Pemkot Ternate untuk dimintai keterangan klarifikasi. Tiga pimpinan tersebut diantaranya Direktur PT Alga Kastela, Sarman Saroden, PT Ternate Bahari M Ramdani Abubakar serta Risdan Harly dari PT BPRS Bahari Berkesan. “Iya, ketiga orang ini telah memenuhi undangan permintaan klarifikasi,”kata Kasi Penkum Kejati Malut, Richard Sinaga kepada wartawan, melalui via handphone.

Richard menuturkan, ketiga diundang untuk dimintai keterangan klarifikasi atas laporan pengaduan yang dilaporkan oleh LSM Pembela Tanah Air (Peta) Malut beberapa waktu lalu. “Mereka dimintai klarifikasi atas laporan LSM Peta,” singkatnya.

Ketiga Direktur hadir untuk mengklarifikasi dugaan tindak pidana korupsi atas pemungutan pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) tahun 2018 senilai Rp 5,4 miliar dan dugaan tindak pidana korupsi atas penyertaan modal Pemda Kota Ternate oleh PT BPRS Bahari Berkesan yang tidak sesuai dengan ketentuan pada 2017-2018.

Bahkan hal tersebut terungkap dalam temuan BPK Perwakilan Malut tahun 2019. (sam/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: