Walikota akui Kepsek di Ternate Kebanyakan tak Miliki NUKS

Walikota Ternate Hi. Burhan Abdurahman

TERNATE-PM.com, Wali Kota Ternate, Burhan Abdurahman mengakui, jika sebagian besar Kepala sekolah (Kepsek), baik SD dan SMP di Kota Ternate belum mengantongi Nilai Unik Kepala Sekolah (NUKS). Padahal, dalam Peraturan Mentri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nomor 6 Tahun 2018 tentang penugasan guru sebagai Kepsek, wajib memiliki NUKS.

“Kepsek harus
mengikuto NUKS, karena ini sama hal dengan jabatan Kepala Dinas. Kalau dilihat
pada waktu itu, Guru harus memiliki PIN II (Personal Identification Number),”
pinta Burhan.

Menurut Burhan, biarpun
guru sudah memiliki kompotensi, tetapi belum tentu mampu bertanggungjawab atas
komputensinya. Untuk itu, dirinya berharap, dengan memiliki NUKS, seorang guru
harus lebih baik.

“Ketika mereka sudah
memiliki kompetensi tersebut, terkadang sifat mereka akan berubah,” harapnya.

Semnatara itu,
Kepala Dinas Pendidikan Kota Ternate, Ibrahim Muhamad mengatakan, Kepala
Sekolah yang belum mempunyai NUKS sekitar 20 orang. Tetapi Kepsek yang diangkat
di Tahun 2018 belum bisa mengikuti NUKS karena ini sudah diatur dalam
Permendikbud, sehingga kepala sekolah rersebut harus mengikuti Pelatihan Calon
Kepala Sekolah (Cakep) selesai dari Cakep baru yang besanglutan mengikuti NUKS.

"Beberapa waktu lalu, Kepsek sudah mengikuti NUKS tapi diperuntukan bagi SK-nya dibawah Tahun 2018, kalau SK-nya diatas 2018 berati dia belum bisa ambil NUKS tapi dia harus ikut pelatihan CAKEP, baru bisa ikut NUKS, karena anggarannya sudah ada di APBD 2020 sekitaran Rp 200 Juta ketas," tutupnya. (cha/red)

Komentar

Loading...