LABUHA-pm.com, Sedikitnya empat paket pekerjaan proyek milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Halmahera Selatan, yang dikerjakan rekanan Farid Abae, dengan nilai puluhan miliar rupiah diduga belum selesai dikerjakan.
Anehnya, anggaran dari empat paket pekerjaan sudah dicairkan seratus persen (100 Persen) oleh pihak BPBD.
Keempat paket pekerjaan ini tersebar di sejumlah kecamatan, di antaranya Kecamatan Bacan Selatan dan Gane Barat Utara. Di Kecamatan Bacan Selatan terdapat di Desa Sawadai dengan pekerjaan normalisasi sungai. Sedangkan di Desa Tuwokona terdapat paket pekerjaan normalisasi dan penguatan tebing atau Bronjong.
Sementara paket pekerjaan talud dan penahan ombak terdapat di Kecamatan Gane Barat Utara, tepatnya Desa Posi-posi dan Gumira.
Keempat paket pekerjaan yang bersumber dari anggaran pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2023 ini ditaksir mencapai Rp 50 miliar. “Semua paket pekerjaan itu belum selesai atau dikerjakan sekitar 50 persen tapi anggarannya sudah cair 100 persn,” kata sumber terpercaya yang berhasil dirangkum poskomalut.com, Senin (13/11).
Menurut sumber tersebut, Farid Abea, dengan mulus mencairkan anggaran 100 persen dikarenakan memiliki hubungan kekeluargaan deng PLT Kepala BPBD, Aswin Adam.
“Mereka berdua ada hubungan keluarga. Sudah tentu Farid bisa minta pencarian 100 persen, meskipun pekerjaan belum selesai,” ujarnya.
Terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Aswin Adam, dikonfirmasi melalui sambungan telepon seluler tidak dapat tersambung.
Tak hanya Aswin Adam, Plt Kepala Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Aset Daerah (DPKAD) Halmahera Selatan, Farid, dikonfirmasi baik melalui sambungan telepon dan pesan singkat WhatsApp enggan menanggapi. Sementara Farid Abae, yang dikonfirmasi memilih bungkam.



Tinggalkan Balasan