LABUHA-pm.com, Pemerintah Desa Bobo, Obi Selatan, Halmahera Selatan, Maluku Utara resmi membentuk Tim 11 pengawas pertambangan.
Tim 11 dibentuk lewat Surat Keputusan (SK) Kepala Desa, Nomor 43 Tahun 2024, yang bertugas memediasi kepentingan antara perusahaan pertambangan, PT Intim Mining Sentosa (PT IMS) dengan masyarakat Bobo, sekaligus sebagai pengawas eksternal atas aktivitas eksploitasi.
Tim tersebut diketahui sudah melakukan pertemuan perdana via zoom meeting pada Minggu 26 Mei 2024 kemarin.
Kepada media, Kepala Desa Bobo, Zeth Jems Totononu, berharap agar dalam bekerja, Tim 11 mendahulukan kepentingan masyarakat di atas segalanya.
“Tim 11 harus menjadi garda terdepan, memastikan semua kepentingan masyarakat Bobo diakomodir pihak PT IMS,” ungkapnya.
Terpisah, Ketua Tim 11 Damsuk Tomo menambahkan, pasca pembentukan tim, dirinya dan sekertaris terpilih, Brayen Ladjame memikul beban berat yang mana sewaktu-waktu menjadi garda terdepan bagi kepentingan masyarakat.
“ini tugas yang cukup berat, karena kami harus memediasi kompleksitas kepentingan masyarakat dan pihak korporasi atau perusahaan untuk menemukan titik kesepahaman antara kedua belah pihak, namun kami sebagai putra Bobo yang tergabung dalam Tim 11, apapun akan kami pertaruhkan demi memperjuangkan kepentingan kolektif masyarakat Bobo,” tegas Damsuk.
Senada, Sekretaris Tim 11, Brayen Lajame yang juga mahasiswa Pascasarjana Administrasi Kebijakan Publik UNAS Jakarta ini mengimbau, PT IMS hentikan sementara aktivitas di area wilayah Desa Bobo sembari menunggu kesepakatan dari warga.
Menurutnya, semua tahapan pertambangan PT IMS nantinya harus mengedepankan prinsip keterbukaan.
“Ini kan usaha yang beresiko tinggi, jadi harapan kami Tim 11, dan PT IMS dalam beroperasi nantinnya wajib menyeriusi tanggung jawab sosial dan lingkungan seperti yang diamanatkan UU Perseroan Terbatas, juga menerapkan prinsip Good Mining Practice,” tutur Brayen.
Ia berjanji, pekan depan dijadwalkan pertemuan terbuka dengan masyarakat Bobo untuk menyosialisasikan keberadaan Tim 11 yang dibentuk sembari menyerap seluruh aspirasi warga Desa Bobo terkait kehadiran PT IMS.



Tinggalkan Balasan