MOROTAI-pm.com, Publik mendesak kepada Penjabat (PJ) Bupati Burnawan segera angkat kaki dari dari kabupaten Morotai.
Pasalnya, Burnawan dianggap tidak mampu memimpin kabupaten berjuluk Mutiara di Bibir Pasifik itu.
“Kani minta PJ Bupati Burnawan segera angkat kaki dari Morotai, karena memang gagal bangun Morotai,” tegas Sarman Sibua, pemerhati pemerintah Morotai kepada media ini, Rabu (31/7/2024).
Sarman mengungkapkan, sudah sekitar tiga bulan Burnawan menjadi pejabat Bupati Morotai, namun, tidak ada gebrakan yang membuat perubahan dan berdampak terhadap daerah.
“Beluau datang dengan harapan ada perubahan di Morotai, tapi nyatanya sama saja. Kami anggap tidak ada Pj Bupati Morotai, ini banyak keluhan nelayan, pasar sunyi tidak ada perputaran uang, ratusan ASN mengeluhkan TTP tidak dibayar beberapa bulan ini. Lalu pernyataan Pj bupati soal anggaran perjalanan dinas bersifat privat yang menimbulkan polemik,” ungkapnya.
Belum lagi kata Sarman, terkait temuan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), masalah anggaran pendidikan yang berujung demo mahasiswa, tuntutan puluhan ASN yang menang melawan Pemda Morotai di Pengadilan hingga kini tidak direalisaai memicu konflik.
“Banyak masalah yang harus diselesaikan Pj, termasuk pelayanan publik. Misalnya Pj bupati susah ditemui masyarakat, sehingga hari ini sejumlah ASN mengamuk di kantor bupati, ini tanda tanda gagalnya PJ Bupati Morotai,” cetusnya.
Dengan melihat gaya dan model berpemerintahan saat ini, dirinya meminta kepada Kemendagri segera mengevaluasi Burnawan dari jabatan Pj Bupati Morotai.


Tinggalkan Balasan