TOBELO-pm.com, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Utara (Halut) Maluku Utara mendapat jatah satu unit Sekolah Rakyat.

Sekolah Rakyat tingkat dasar itu peruntukannya bagi anak-anak kurang mampu di Halmahara Utara.

Awalnya jatah Sekolah Rakyat hanya diterima Pemerintah Provinsi Maluku Utara, namun upaya pendekatan yang dibangun pemerintah kabupaten, Halmahera Utara juga kebagian satu unit.

“Saat ini Pemda Halut sudah menerima 50 anak nantinya bersekolah di Sekolah Rayat tahun ini,” ungkap Bupati Halut, Dr. Piet Hein Babua saat dikonfirmasi awak media di kantor DPRD usai paripurna, Senin (2/06/2025).

Menurut bupati, sebelumnya pembangunan Sekolah Rakyat dirancang berada di kawasan pemerintahan. Namun, permintaan Pemerintah Pusat sekolah harus dibangun di atas lahan bersertifikat.

“Kami baru memulai melakukan survei lahan lagi. Secepatnya kami siapkan lahannya,” kata Piet.

Di tahun pertama Sekolah Rakyat sudah menerima puluhan siswa yang dibagi dalam dua rombongan. Masing-masing rombongan belajar terdiri dari 50 siswa.

Adapun Rumah Sejahtera milik Dinas Sosial dimanfaatkan sementara sebagai lokasi belajar mengajarnya siswa-siswi Sekolah Rakyat.

“Kami berharap bahwa pembangunan Sekolah Rakyat segera dikerjakan dan rampung di tahun 2026,” harap Bupati.

Mag Fir
Editor