poskomalut, Gaji ratusan tenaga kebersihan di Kabupaten Halmahera Utara (Halut) berkurang di tangan orang dekat Bupati Hein Piet Babua.

Pemangkasan itu menyusul kewajiban membayar gaji petugas kebersihan diambil alih pihak ketiga atau vendor, PT Sentra Marahai Lestari.

Alasan pelimpahan kewenangan itu setelah muncul kebijakan Pemerintah Pusat meniadakan tenaga honorer.

Sebelumnya, gaji ratusan petugas kebersihan di bawah tanggung jawab pemerintah daerah melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Halmahera Utara.

Data dihimpun poskomalut, besaran gaji para tenaga kebersihan semula sebesar Rp3 juta. Jumlah itu berkurang Rp600 ribu setelah pembayaran ditalangi pihak vendor, menjadi Rp2,4 juta.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Yudihart Noya ditemui di ruang kerjanya mengaku bahwa gaji tenaga kebersihan sejumlah Rp3 juta saat masih ditanggung dinas.

“Jika terjadi pengurangan gaji tenaga kebersihan, itu kewenangan mereka (vendor). Kami tidak bisah intervensi,” ungkap Yudihart, Kamis (22/1/2026).

Kadis menyebut, pihak PT Sentra Marahai mengambil tanggung jawab tersebut sejak Mei 2025.

Disentil terkait anggaran di 2026, Yudihart mengaku belum mengetahui pasti.

Namun begitu, iq berdalih bahwa pihaknya mengusulkan anggaran Rp2 miliar dalam APBD  2026.

“Untuk anggaran 2026, saya belum lihat DIPA (Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran). Namun kami usulkan sebesar Rp2 miliar pada APBD 2026,” bebernya.

Kadis menambahkan, mengibaratkan vendor tersebut sebagai kontraktor. Menurutnya “Mereka sebagai eksekusi, kami di dinas sebagai pengawasan, karena tenaga kerja sudah ditangung jawab mereka”.

Setelah ditelusuri lebih jauh, vendor yakni tersebut PT Sentra Marahai Lestari milik Cristian Namotemo, menantu Halmahera Utara, Bupati Dr. Piet Hein Babua.

Sebelumnya, Pemda Halut juga menyalurkan sejumlah dana kepada vendor atau perusahan alih data yang merupakan bagian dari anggaran pengadaan barang /jasa.

Anggaran itu untuk membiayai kebutuhan tenaga kerja pendukung, seperti petugas kebersihan, satuan pramuka (Satpam), pengemudi dan pramubakti.

Hingga berita ini naik tayang, pihak PT Sentra Marahai Lestari belum dapat dimintai keterangan.

Mag Fir
Editor