poskomalut, Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, terus menjadi ancaman.

Data yang dihimpun mencatat sedikitnya 120 titik kebakaran tersebar di 16 kecamatan dan 69 desa, dengan total lahan terdampak mencapai 508,6 hektare.

Di tengah kondisi tersebut, PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) ikut memperkuat dukungan operasional penanganan karhutla dengan menyerahkan delapan unit IBC tank kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Halmahera Utara, Selasa (29/9).

Delapan tangki tersebut akan digunakan sebagai penampung dan suplai air portabel di sejumlah titik yang membutuhkan dukungan dalam proses pemadaman.

Bantuan ini diharapkan dapat mempercepat mobilisasi pasokan air bagi tim gabungan Damkar dan BPBD, terutama di wilayah yang rawan terjadi kebakaran dan memiliki keterbatasan akses terhadap sumber air.

Sr. Supervisor Government Relation & Permitting NHM, Harnevar Piga, mengatakan keterlibatan sektor swasta dibutuhkan untuk memperkuat kemampuan pemerintah daerah dalam menghadapi kondisi darurat bencana.

“Kami memahami betul tantangan besar yang dihadapi oleh tim gabungan Damkar dan BPBD di lapangan, terutama terkait keterbatasan armada suplai air di area yang rawan dan cepat terjadi kebakaran meluas seperti di Kao dan Tobelo,” katanya.

Menurut Harnevar, IBC tank tersebut dirancang sebagai water supply station portabel sehingga dapat ditempatkan di titik-titik strategis untuk mendukung kebutuhan air selama proses pemadaman.

Sementara itu, Kepala Seksi Peralatan dan Logistik BPBD Halmahera Utara, Alosius Kalengkongan, mewakili pemerintah daerah, menyampaikan apresiasi atas bantuan tersebut.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara, Bupati, Wakil Bupati, serta Kepala BPBD, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada PT NHM,” ungkapnya.

Ia menyebut, tambahan sarana penampungan air tersebut penting untuk memperlancar distribusi air selama penanganan kebakaran di lapangan.

“Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan secara optimal dan membawa kebaikan bagi seluruh masyarakat Halmahera Utara,” tegas Alosius.

Penyerahan delapan unit IBC tank ini menjadi bagian dari dukungan NHM terhadap penanganan kebencanaan di Halmahera Utara.

Dengan tingginya sebaran titik karhutla, penguatan sarana dan kecepatan mobilisasi menjadi salah satu kebutuhan penting dalam upaya mencegah api meluas.

Mag Fir
Editor