poskomalut, PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) melaksanakan kegiatan Pembinaan dan Pengawasan Terpadu Aspek Teknik dan Lingkungan (Binwas Terpadu) di Tambang Emas Gosowong, 20–24 Juli 2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan dan pengawasan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk memastikan kepatuhan perusahaan terhadap Kaidah-kaidah Pertambangan yang Baik atau Good Mining Practices (GMP).
Kegiatan dihadiri jajaran manajemen NHM, Penanggung Jawab Operasional (PJO) perusahaan mitra, serta tujuh Inspektur Tambang dari Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM di bawah koordinasi Adhadi Julianto.
Selama Binwas Terpadu, tim Inspektur memulai dengan pembinaan dan wawancara bersama para Manajer dan PJO. Selanjutnya tim meninjau berbagai area operasional di Tambang Emas Gosowong.
Evaluasi dilakukan terhadap lima aspek GMP, yaitu: teknik pertambangan, konservasi, pengelolaan lingkungan, keselamatan dan kesehatan kerja, serta standarisasi usaha jasa pertambangan.
Capaian Zero Fatality Tiga Tahun
Koordinator Inspektur Tambang, Adhadi Julianto mengatakan secara umum operasional NHM telah memenuhi kaidah pertambangan yang baik.
Hal itu tercermin dari capaian nihil kecelakaan kerja fatal atau Zero Fatality selama tiga tahun terakhir di NHM.
“Masih terdapat beberapa aspek administrasi di lapangan yang dapat terus ditingkatkan. Hasil Binwas tahun ini memberi peluang bagi NHM untuk meningkatkan kinerja pengelolaan operasional dan lingkungan, termasuk menuju status PROPER Hijau/Beyond Compliance serta berpartisipasi dalam Subroto Awards,” ungkapnya.
Sementara Kepala Teknik Tambang (KTT) NHM, Rado Lawolo menyebut Binwas yang konsisten selama tiga tahun terakhir memberi banyak masukan bagi peningkatan kualitas operasional perusahaan.
“Dari proses tersebut kami memperoleh banyak masukan dan peluang pengembangan operasional untuk terus meningkatkan kinerja menuju beyond compliance,” kata Rado.
Ia menambahkan, upaya peningkatan kinerja operasional tersebut terus mendapat dukungan dari Badan Direksi NHM. Sehingga perusahaan terus memperkuat penerapan GMP, meningkatkan keselamatan kerja, serta mendorong pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.


Tinggalkan Balasan