poskomalut, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pulau Morotai menyiapkan sekitar 30 petugas kebersihan, lebih dari 20 tong sampah, serta fasilitas penerangan untuk mendukung pelaksanaan Morotai Festival 2026 pada 26–29 Oktober mendatang.

Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi penumpukan sampah sekaligus memastikan kawasan festival tetap bersih, tertata, dan terang selama kegiatan berlangsung.

Kepala DLH Pulau Morotai, Nurhayati mengatakan, pihaknya telah menyusun jadwal kerja dan membentuk tim khusus untuk mengawasi kebersihan serta memastikan penerangan di lokasi festival berfungsi dengan baik.

“Setiap ada kegiatan, pasti ada sampah yang ditinggalkan. Karena itu, dalam pelaksanaan Morotai Festival pada 26 sampai 29 Oktober nanti, kami dari DLH sudah menyiapkan jadwal dan membentuk tim untuk memastikan lokasi festival tetap terang dan bersih,” ujar Nurhayati, Senin (12/10/2026).

Ia menjelaskan, sekitar 30 petugas kebersihan akan dikerahkan setiap pagi dan sore untuk membersihkan area festival. Staf DLH juga disiagakan sebagai tenaga pendamping guna menunjang pengelolaan kebersihan selama kegiatan berlangsung.

Untuk memudahkan pengunjung membuang sampah, lebih dari 20 tong sampah akan ditempatkan di sejumlah titik strategis, mulai dari panggung utama, stan desa, stan organisasi perangkat daerah (OPD), stan kecamatan, wahana pasar malam, hingga kawasan kuliner.

Sementara untuk penerangan, DLH telah memulai penataan dan pengerjaan lampu pada pekan ini agar aktivitas festival dapat berlangsung dengan dukungan fasilitas yang memadai.

DLH juga akan memindahkan sementara kontainer sampah di dekat lokasi festival. Pemindahan dilakukan setelah berkoordinasi dengan panitia karena area tersebut akan dimanfaatkan sebagai lokasi kuliner.

“Kontainer sampah yang berada dekat lokasi festival akan kami pindahkan sementara ke tempat yang agak jauh, yakni di belakang Labkesmas, di jalur menuju Kantor Camat Morotai Selatan. Setelah festival selesai, kontainer tersebut akan dikembalikan ke lokasi semula,” jelasnya.

Melalui langkah tersebut, DLH berharap pengelolaan sampah dan penerangan selama Morotai Festival 2026 berjalan optimal, sehingga kenyamanan pengunjung tetap terjaga hingga seluruh rangkaian kegiatan berakhir.