poskomalut, Prabowo dua periode mengemuka di pembukaan pendidikan dan pelatihan (diklat) Laskar Gerindra Maluku Utara, Sofifi, Kota Tidore Kepulauan, Minggu (19/10/2026).

Ketua DPD Gerindra Maluku Utara dalam arahannya menyatakan, Prabowo Subianto harus kembali pimpin Indonesia untuk dua periode merupakan aspirasi dari para kader di daerah.

Dukungan itu bukan tanpa alasan kuat.  Didasarkan pada penilaian bahwa Presiden Prabowo saat ini mampu menjalankan pemerintahan, terutama dalam upaya pemberantasan korupsi dan penertiban penguasaan lahan secara ilegal.

“Kalau kami sebagai kader Partai Gerindra, punya keinginan kuat agar Prabowo dua periode. Itu memang keinginan kami,” ujarnya usai pembukaan diklat.

Ia menyoroti penyitaan jutaan hektare lahan sawit oleh negara yang sebelumnya diduga dikuasai secara ilegal.

Menurut Sahril, langkah tersebut sejalan dengan amanat Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945 yang menegaskan kekayaan alam harus dikelola untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

“Berapa lahan sawit yang sudah disita negara, yang dulu dibiarkan. Sudah lebih dari enam juta hektare dirampas l negara, karena sebelumnya dikuasai secara ilegal. Di mata Prabowo, itu harus dirampas sesuai amanat Pasal 33 UUD 1945,” ujarnya.

Sahril menilai, langkah-langkah ini sekaligus menunjukkan keseriusan Prabowo dalam membenahi tata kelola negara, termasuk menghadapi persoalan korupsi yang menurutnya masih menjadi tantangan besar di Indonesia.

Mantan anggota DPRD Maluku Utara ini juga menyinggung penindakan terhadap sejumlah pihak yang terseret kasus hukum.

“Negara kita ini termasuk salah satu negara yang mungkin masuk 10 besar terkorup di dunia. Tidak ada lain, kecuali Prabowo yang bisa hadir untuk memberantasnya. Adik-adik lihat saja, hampir setiap saat pasti ada yang tertangkap,” katanya.

Mag Fir
Editor