poskomalut, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Ternate mengungkap penyebab kecelakaan hebat yang melibatkan truk molen atau mixer beton bernomor polisi B 9067 HI di kawasan Kampus I Universitas Khairun (Unkhair), Kelurahan Akehuda, Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, Sabtu (24/10/2026).
Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 12.00 WIT itu diduga dipicu kerusakan rem atau rem blong saat truk melaju dari arah selatan menuju utara.
Kasatlantas Polres Ternate, Iptu Naomi Olinna Harahap, menjelaskan truk yang dikemudikan Muhlis M. Tutury bersama seorang rekannya, Farjan, awalnya melaju dengan kecepatan sedang.
Namun, saat hendak berbelok ke arah timur, sekitar 30 meter dari lokasi kejadian, truk mengalami gangguan pada sistem pengereman hingga melaju tak terkendali.
“Rem mengalami kerusakan (rem blong), sehingga kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi. Tepat di belakang Kampus I Unkhair, pengemudi tidak dapat lagi mengendalikan kendaraannya,” ungkap Naomi.
Truk tersebut kemudian menabrak satu unit mobil Toyota Innova dan tiga sepeda motor yang sedang terparkir, serta menghantam warung fotokopi dan toko kelontong di sisi Utara jalan.
Benturan keras itu membuat truk terguling ke sisi kiri. Sejumlah kendaraan dan bangunan usaha mengalami kerusakan dalam insiden tersebut.
“Akibat kejadian itu, terdapat empat korban dan kerugian material diperkirakan mencapai Rp75 juta,” jelasnya.
Salah satu korban meninggal dunia adalah Maimunan La Zuba (19), mahasiswi asal Desa Galebo, Dusun I, Kecamatan Taliabu Selatan, Kabupaten Pulau Taliabu.
Sementara itu, tiga korban lainnya masing-masing Alwi Musa (43), warga Kelurahan Tabona, Kecamatan Ternate Selatan; Zulkifli Samid (40), warga Kelurahan Akehuda, Kecamatan Ternate Utara; serta Fajrin, warga Kelurahan Akehuda. Ketiganya tercatat sebagai pekerja swasta atau wiraswasta.
Pengemudi truk, Muhlis M. Tutury, diketahui berasal dari Desa Saketa, Kecamatan Gane Barat, Kabupaten Halmahera Selatan.



Tinggalkan Balasan