poskomalut, Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, menegaskan pemenuhan kebutuhan air bersih dan peningkatan layanan jalan serta jembatan menjadi prioritas pembangunan infrastruktur di Maluku Utara.

Penegasan itu disampaikan saat kunjungan kerja ke Maluku Utara, Rabu (28/10/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Dody meninjau pekerjaan pengeboran air baku di Tidore. Juga kondisi infrastruktur jalan di Kota Ternate dan Tidore.

Menteri PU didampingi Plt. Direktur Pembangunan Jalan, Moch. Iqbal Tamher. Turut hadir Gubernur Maluku Utara, Plt Kepala BPJN Provinsi Maluku Utara, Sultan Tidore, Sultan Ternate, serta jajaran unit pelaksana teknis (UPT) Kementerian PU di Maluku Utara.

Dody menekankan, pemenuhan kebutuhan air bersih membutuhkan penanganan yang terencana dan segera agar masyarakat memperoleh akses air yang memadai.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah pengeboran air baku di Tidore.

Pekerjaan tersebut ditargetkan mendukung pemenuhan kebutuhan air masyarakat pada 2026, dengan tetap memperhatikan kesiapan infrastruktur pendukung agar layanan dapat berfungsi optimal.

Selain air bersih, perhatian juga diarahkan pada peningkatan konektivitas jalan dan jembatan, terutama untuk menjangkau wilayah yang masih memiliki keterbatasan akses, termasuk Pulau Halmahera dan Pulau Taliabu.

Infrastruktur jalan dan jembatan dinilai penting untuk mendukung mobilitas masyarakat, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta mendorong pemerataan pembangunan di wilayah kepulauan.

Dody juga meminta seluruh UPT Kementerian PU memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Sinkronisasi program diperlukan agar pembangunan infrastruktur benar-benar menjawab kebutuhan dan persoalan yang dihadapi masyarakat.

Jajaran UPT turut diminta lebih responsif terhadap persoalan strategis daerah dan penanganan bencana, terutama kejadian yang mengancam keselamatan masyarakat serta mengakibatkan kerusakan infrastruktur.

Melalui kunjungan tersebut, Kementerian PU mendorong pembangunan infrastruktur di Maluku Utara lebih terarah dan terintegrasi, dengan fokus pada pemenuhan air bersih, peningkatan konektivitas jalan dan jembatan, serta pemerataan akses bagi masyarakat di wilayah kepulauan.

Mag Fir
Editor