Aneh, Pemkot Ternate Gelontorkan Anggaran Rp5,8 Miliar Bangun Rumdis Kejaksaan

Papa proyek pekerjaan ruma dinas kejaksaan 2. (Foto:Dukemntasi pribadi poskomalut)

TERNATE-pm.com, Pemerintah Kota Ternate sepertinya lebih memprioritaskan pembangunan rumah dinas dan mes pegawai kejaksaan dibanding sejumlah kebutuhan fasilitas dan sarana publik lainnya.

Tak tanggung-tanggung, pemerintah kota menggelontorkan uang negara senilai Rp5 miliar untuk pekerjaan lima unit penunjang sarana prasarana aparat korps Adhyaksa yang melekat di Dinas PUPR Kota Ternate.

Sesuai penelusuran media ini, proyek dengan nomenklatur program penunjang urusan pemerintahan daerah ini progresnya sudah atas 70 persen. Anehnya, paket ini tidak sesuai lokasi pekerjaan yang termuat dalam LPSE Kota Ternate.

Pada laman LPSE Kota Ternate, proyek ini dialokasikan dalam APBD 2023 dengan nilai pagu Rp6 miliar yang dikerjakan CV. Empat Mawar Khuleyevo. Waktu pekerjaannya 180 kalender dan lokasinya di Kelurahan Kalumata.

Nilai pekerjaan tersebut berbeda dari total anggaran yang terpajang di papat proyek, yakni Rp5,8 miliar. Setelah ditelusuri, proyek ini ternyata tidak beralamat di Kelurahan Kalumata.

Selain itu, informasi yang dirangkum menyebutkan, alokasi Rp5,8 miliar (sesaui papan proyek) pembangunan rumah dinas dan mes pegawai kejaksaan 2 ini disinyalir tidak disetujui Badan Anggaran DRPD Kota Ternate, karena urgensinya dipertanyakan.

Pasalnya, saat ini seluruh kegiatan fisik Pemerintah Kota Ternate belum dimulai. Beberapa proyek lanjutan seperti pembangunan Kantor Dinas Sosial dan Kesbangpol Kota Ternate masih dalam tahap lelang, termasuk Pelabuhan Hiri yang hanya Rp2,2 miliar.

Kepala Dinas PUPR Kota Ternate, Rus’an M Taib dihubungi jurnalis media ini enggan memberikan tanggapan hingga berita ini dipublis.

Komentar

Loading...