Babak Baru Kisruh Internal PAM Ake Gaale, Ancaman Hukum Menanti Pegawai yang Demo Tolak Direksi

Spanduk dipasang di beberapa titik. Salah satunya di depan kantor PAM Ake Gaale Ternate.

TERNATE-pm.com, Kisruh internal PAM Ake Gaale rupanya memasuki babak baru.

Setelah aksi ratusan pegawai yang mendesak mundurnya Direksi PAM Ake Gaale. Dan, sempat memansnya hubungan Dirut PAM Ake Gaale, Abubakar Adam dan Sekretaris Dewan Pengawas, Halik Talib, namun sudah kembali harmonis.

Kini ancaman hukum menimpa ratusan para pegawai yang berunjuk rasa pada Senin 14 November 2022 kemarin, menyusul berdarnya spanduk bertuliskan "Tangakap Syarif Hudo Cs".

Amatan media ini, pada Rabu (16/11/2022) spanduk tersebut dipasang di beberapa titik. Salah satunya di depan kantor PAM Ake Gaale.

Spanduk dengan hastag Warga Ake Gaale itu juga memuat kalimat yang meminta penegak hukum menengkap para pegawai yang ikut dalam aksi kemarin.

"Kepada aparat penegak hukum segera tangkap dan proses Syarif Hudo Cs atas aksi demo dan mogok kerja yang tidak sesuai dengan UU Tenaga Kerja no 13 tahun 2003," bunyi kallimat dalam spanduk itu.

Selain itu, spanduk yang dipasang berdiri di seputaran lampu merah Siko bertuliskan dukungan terhadap kebijak Dirut PAM Ake Gaale.

"Kami Warga Ake Gaale mendukung sepenuhnya kebijakan dirut terkait perubahan di PAM Ake Gaale Kota Ternate. Kebijakan dirut sangat menguntungkan PAM Ake Gaale," demikian bunyi kalimat di spanduk dengan hastag Save Dirut.

Dirut PAM Ake Gaale, Abubakar Adam dikonfirmasi terkait beredarnya spanduk tersebut, hingga berita ini naik tayang belum merespon pesan WhatsApp yang dikirim, padahal sudah terbaca (centang biru).

Komentar

Loading...