Deprov Curiga Pemprov Ubah APBD 2020

Sahril Taher (Sekertaris Komisi I Deprov Malut)

SOFIFI-PM.com, Anggota DPRD Provinsi (Deprov) Malut Sahril Taher menuding Pemprov Malut mengubah angka-angka APBD induk 2020 yang disahkan wakil rakyat itu secara sepihak.

Sekertaris
Komisi I Deprov Malut ini mengaku perubahan APBD 2020 yang dilakukan Pemprov
Malut itu memasukan sejumlah kegiatan yang tidak pernah dibahas Deprov Malut
dalam Kebijakan umum anggaran Plafon Program Anggaran sementara (KUA-PPAS)
maupun dalam batang tubuh APBD 2020. ”Ada indikasi perubahan APBD 2020 yang
dilakukan Pemprov dengan memasukan sejumlah kegiatan yang tidak pernah dibahas
di DPRD. Ada juga item yang sudah dibahas numun dihapus, dan digantikan dengan
kegiatan lain, ada juga mengurangi nilai anggaran yang sudah dibahas,”
ungkapnya.

Menurutnya,
perubahan APBD Malut ini bukan kali pertama di pemerintahan Abdul Gani Kasuba
dan M Yasin Ali (AGK-YA), namun di pemerintahan sebelumnya juga sering mengubah
APBD, setelah DPRD mengesahkan. ”Saya minta kebiasaan mengubah APBD setelah
disahkan ini jangan lagi lakukan diperiode kedua AGK ini, karena dipemerintahan
sebelumnya juga telah melakukan hal demikian,” katanya.

Disentil
item apa saja yang diubah, Ketua DPD Partai Gerindra Malut itu mengaku belum
mengantongi data. Pasalnya, permasalahan tersebut baru sebatas informasi dari
koleganya di Badan Anggaran (Banggar) DPRD Malut. ”Saya belum kantongi data
akurat, karena ini baru informasi dari teman-teman banggar bahwa setelah
dokumen hasil evaluasi dari Kemendagri diterima, diketahui ada kegiatan yang
tidak pernah dibahas oleh dewan namun ada,” ujarnya.

Sahril berjanji, akan membongkar masalah APBD 2020. ”Dugaan APBD 2020 diubah ini, saya akan bongkar masalah yang dalam dokumen APBD ini,” tegasnya.(iel/red)

Komentar

Loading...