Kejati Malut Siap Verifikasi Laporan Warga Mangga Dua

Desak Pemkot Ternate Tuntaskan Masalah Lahan

Aksi Warga Mangga Dua di depan Kantor Wali Kota Ternate, Kamis (2/6/2022).

TERNATE-PM.com, Puluhan warga lingkungan Parton RT/RW 14/06 Kelurahan Mangga Dua sekira pukul 10:30 WIT menggelar aksi tolak mafia tanah di depan Kantor Wali Kota Ternate, Kamis (2/6/2022).

Aksi itu menuntut Wali Kota Ternate, M Tauhid Soleman kiranya memiliki andil untuk proses penyelesaian masalah penerbitan sertifikat tanah yang dilakukan Andy Tjakra dan oknum pegawai BPN.

Warga menilai perbitan sertifikat itu bagian dari mafia tanah. Pasalnya warga di lingkungan Parton telah mendiami lokasi di atas air atau rumah panggung itu sejak tahun 2000.

Hambali Idrus salah satu massa aksi saat disambangi awak media menyampaikan, aksi ini sudah tiga kali digelar namun tidak ada respon dari Pemerintah kota (Pemkot) Ternate.

"Sudah tiga kali kami aksi tapi Pemkot tutup mata dengan alasan lagi kegiatan zoom,"singkatnya.

"Kami berharap pemerintah kota dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Ternate untuk turun melihat langsung lahan kami," sambungnya.

Aksi kemudian dilanjutkan di depan Kantor Kejati Malut dan mendapatkan respon dari Asisten Intelejen Kejati Malut, Ifrianto. Ia menyampaikan, setelah warga mendiami rumah panggung di lahan tersebut, ternyata pada tahun 2003 sudah ada sertifikat yang diterbitkan.

"Mereka mempertanyakan kenapa sertifikat itu bisa terbit. Pada Selala kemarin, kami sudah terima perwakilan dari warga Mangga Dua. Memang kita sudah punya Satgas mafia tanah, dan laporan pengaduan itu tentu kita akan lakukan klarifikasi dan verifikasi lebih lanjut," jelasnya.

Ifrianto menyebut, perlu tabayyun apakah informasi atau pengaduan itu sampai sejauh mana kebenarannya nanti diverifikasi lebih lanjut.

"Kami aparat penegak hukum tidak kenal dengan pelapor. Kami tentu berusaha objektif dalam menilai masalah yang dilaporkan masyarakat. Jadi, tindak lanjutnya dalam minggu ini kami perlu verifikasi terlebih dahulu dengan pihak-pihak terkait," tandasnya.

Komentar

Loading...