DLH Malut Ancam Cabut Izin PT. ARA

SOFIFI-PM.com, Pencemaran limbah dari aktivitas tambang nikel PT. Alam Raya Abadi (ARA) Desa Batu Raja, Kecamatan Wasile, Kabupaten Halmahera Timur, yang diduga tidak sesuai dengan dokumen analisis dampak lingkungan (Amdal) terancam izinnya dicabut.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Maluku Utara, Fahrudin Tukuboya mengatakan, masalah ini sudah dilakukan pencegahan terhadap perusahaan tersebut, hanya saja pihak perusjahaan tidak menaatinya. Semisalnya pembuangan limbah di titik air yang melanggar ketentuan Analisis dampak lingkungan (Amdal).

Menurut dia,
pihaknya bisa melakukan pengawasan ketika sebelumnya sudah rencana dan
pemantauan lingkungan, dalam rencana tersebut dari berbagai poin yang dilakukan
pengawasan tujuannya hanyalah ketaatan lingkungan. 

"Kami sudah
berikan surat ke mereka (PT.ARA), terkait dengan ketaatan lingkungan, tapi
sampai sejauh ini belum ada jawaban balik dari pihak perusahaan. Dan kami akan
berikan surat ke dua kali, karena waktu surat tersebut jangka waktu 60
hari," tuturnya. 

Dia mengaku, jikalau surat kedua tidak ada jawaban seperti surat pertama, maka izinnya akan dicabut. Namun, sebelum izinnya di cabut harus melalui jalur koordinasi dengan beberapa pihak untuk diresmikan pencabutan izin perusahaan. "Intinya, kami akan melakukan SP Ke-2 dengan waktu secepatnya," pungkasnya. (iel/red)

Komentar

Loading...