Dua Siswa di Halsel yang Dikeluarkan, Langkah Kepsek Dianggap Sesuai Prosedur

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Maluku Utara, Imam Makhdi.

SOFIFI-PM.com, Dua siswa SMK Pertanian Modayama Kecamatan, Kayoa Utara Kabupaten Halmahera Selatan dikeluarkan dari sekolah gegara mengikuti Musabaqah Tilawatil Al-Quran 2022 tingkat kabupaten di Desa Suma, Pulau Makean beberapa waktu lalu oleh Kepala Sekolah Rusihan Hi. Umar.

Alasan pengusiran dua siswa berprestasi ini belum diketahui pasti. Bahkan, Rusihan Hi. Umar melarang siswa-siswinya untuk mengikuti lomba MTQ akan datang.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Maluku Utara, Imam Makhdi ditemui menjelaskan, Dikbud sudah mengkonfirmasi langsung terhadap Kepala Sekolah SMK Pertanian Modayama, namun ternyata yang bersangkutan tidak pernah meminta izin ke pihak sekolah untuk mengikuti MTQ tersebut dan kemudian mereka tidak hadir.

Setelah dikroscek juga sambung Kadikbud, kedua siswa tersebut mengikuti MTQ tidak mengikuti sekolah asal namun, mengikuti kecamatan lain yakni, Kecamatan Obi.

Kadikbud bilang, siswa-siswi yang berprestasi dibolehkan mengikuti kegiatan apa saja, apalagi MTQ hanya saja harus meminta persetujuan dari pihak sekolah agar hal-hal seperti ini tidak terjadi lagi.

"Langkah yang diambil Kepsek sudah tepat karena, siswa tersebut pada saat mengikuti MTQ tidak meminta izin ke pihak sekolah dan malah mewakili kecamatan lain bukan Kecamatan Kayoa tempat yang bersangkutan bersekolah," tutur Kadikbud saat diwawancarai poskomalut.com, Rabu (23/3/2022).

Kadikbud menegaskan, kedua siswa tersebut bukan diusir namun, diberikan skorsing sebagai bentuk teguran dan yang bersangkutan bisa bersekolah kembali namun, dengan catatan harus etika siswa ini diperbaiki.

Komentar

Loading...