poskomalut.com
baner header

Edi Langkara Warning DPD I Golkar

Tidak Melakukan Fit and Proper Test Karena Bukan Kewenangannya

TERNATE-PM.com, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar memberi lampu kuning atau warning kepada DPD I Golkar Malut agar dalam melaksanakan tahapan penjaringan bakal calon kepala daerah di Maluku Utara (Malut) sesuai kewenangannya. Salah satu, tahapan yang menjadi perhatian DPP Golkar adalah fit and proper test.

Menurut Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Partai Golkar Edi Langkara, tahapan fit and proper test bacalon kepala daerah menjadi kewenangan DPP, bukan DPD. DPD I dan DPD II Partai Golkar kata Edi, hanya memperhatikan kelengkapan administrainya saja.

“Tidak ada fit and proper test di DPD I. Kewenangan menggelar fit serta membuat komitmen antara bacalon dengan partai menjadi kewenangan DPP,” ungkap Edi Langkara, yang juga Korwil Maluku-Maluku Utara Partai Golkar, saat dihubungi beberapa waktu lalu.

Bupati Halmahera Tengah (Halteng) itu, menegaskan, jika DPD I Partai Golkar melakukan fit and proper test maka menyalahi ketentuan organisasi, sebab yang berkewenangan menetapkan calon itu adalah DPP. “Jadi DPD I mau fit buat apa, bukannya kewenangan itu ada pada DPP. Kewenangan DPD sifatnya hanya administrative,” kata Edi lagi.

Dia juga menambahkan, DPD I hanya menyalurkan nama-nama bacalon kepala daerah yang mendaftar ke DPP, nantinya DPP yang akan menggelar survei. “Jadi dari tiga sampai lima nama itu akan disurvei untuk mendapatkan tiga nama yang terbaik. Kemudian tiga itu akan diajukan survei kembali untuk menetapkan siapa yang berhak mendapat rekomendasi sebagai calon Kepala Daerah, baik kader partai Golkar maupun yang bukan kader partai Golkar,” terangnya.

Kata Edi, prinsipnya seluruh Warga Negara Indonesia yang berhajat untuk memenangkan partai Golkar akan diberi ruang yang sama untuk mendapatkan rekomendasi. Ditanya soal, peluang bakal calon (bacalon) siapa yang berpeluang mendapat rekomendasi untuk Kota Ternate, Edi menuturkan semua bakal calon punya peluang yang sama. Sebab, secara organisatoris, partai Golkar ingin mencari pemimpin. “Mau kader atau bukan, semua punya potensi dan berpeluang bersama Golkar memenangkan Pilwako Ternate,” terangnya, sembari mengatakan dalam rangka memenangkan Pilkada, kita harus realistis melihat siapa yang bisa memenangkan Pilkada, dari dukungan sesuai rating survei ataupun elektabilitas dan tingkat keterpilihan bacalon yang bersangkutan. (wm02/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: