850 UMKM Peroleh Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Expo UKM-IKM Malut Berlangsung Sukses

Penandatanganan MoU 850 peserta jaminan sosial ketenagakerjaan untuk pelaku usaha.

TERNATE-PM.com, Kegiatan Expo Usaha Kecil Menengah dan Industri Kecil Menengah (UKM-IKM) Nusantara Maluku Utara akhirnya sukses digelar. Kegiatan yang berlangsung di Ballroom Gamalama Hotel Sahid, Sabtu (06/02/2021) ini dihadiri langsung Staf Ahli Bidang Antar Kelembagaan Kementrian Koperasi dan UMKM  Ir. Luhur Prajarto.

Staf Ahli bidang antar Kelembagaan Kementerian Koperasi dan UMKM  Ir. Luhur Prajarto saat diwawancara usai kegiatan mengungkapkan peserta yang ikut dalam Expo Nusantara Provinsi Maluku Utara ini merupakan momentum yang bahagia yang bagus sekali yakni dengan tema. “Wirausaha muda maju disabilitas berdaya saing," ungkapnya.

Pihaknya mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini karena inisiatif Ketua UKM IKM Nusantara Maluku Utara Nurlaela Syarif berkolaborasi bersama BPJamsostek dan Wahana Visi Indonesia sehingga kegiatan ini bisa terselenggara dengan baik.

Tentunya, kata dia keberadaan UMKM yang ada di sini termasuk yang ada di provinsi Maluku Utara ini sangatlah bermanfaat untuk pertumbuhan perekonomian di Indonesia ini diperlukan langkah-langkah strategis dalam membantu UMKM agar bertahan dan bangkit di masa pandemi ini.

“Upaya yang dilakukan pemerintah dalam pemberdayaan koperasi dan UMKM tentunya memerlukan dukungan semua pihak baik pemerintah pusat pemerintah daerah para pelaku juga para akademisi,”ujarnya.

Sementara itu, Ketua Wilayah UKM-IKM Nusantara Maluku Utara, Dr. Nurlela Sarif mengatakan, sebagai dampak Covid-19, para pelaku usaha pernah mengalami kondisi sulit dimana kurang lebih 500 produk yang akan expired, sementara pembeli bias dibilang hampir tidak ada. Tapi dengan keterpanggilan hati melakukan sejumlah kegiatan sehingga UMKM dapat produksi kembali dan penjualan produk mereka dapat kembali stabil.

“Ini bisa tetap bertahan di tengah pandemi tersebut dan yang paling terkena dampak adalah dari sisi ketenagakerjaan, banyak pengurangan tenaga kerja maupun terjadinya pemecatan karyawan karena Covid-19,” kata dia.

“Wirausaha muda dan disabilitas dengan jaminan sosial ketenagakerjaan pada kesempatan yang luar biasa ini kami mengucapkan terima kasih kepada BPJS ketenagakerjaan dan wahana visi indonesia untuk dukungan 850 peserta jaminan sosial ketenagakerjaan," terangnya.

"Alhamdulillah dari 700 kita naikkan jumlahnya mendapatkan premi sebesar sebanyak 3 kali  selama 3 bulan antara Nusantara wahana visi dan BPJAMSOSTEK secara gratis untuk 850 ketenagakerjaan,” kata dia.

Nurlela menyarankan, sebaiknya Malut mendatangkan konsultan produk khusus agar takaran gulanya tidak lari dan produk dari minuman dan pangan tidak kalah jauh dari produk-produk yang ada di provinsi provinsi lainnya.

“Untuk itu kami berharap bahwa dengan adanya paguyuban Nusantara pada kesempatan kali ini yang baru berjalan 1 tahun dan di era pandemi covid ini kami adanya dukungan dari semua pihak termasuk dari acara ini pak wakil Gubernur acara ini kami berinisiatif dan alhamdulillah ini semua berkat kolaborasi berkat dukungan dari semua pihak terutama berkat dukungan dari generasi ke generasi milenial kita yang sangat,” terang Nurlela.

Terpisah, Ketua BPJAMSOSTEK Cabang Ternate, Ahmad Feisal Santoso menyampaikan, expo ini sebagai kepanjangan dari kementerian keuangan (Kemenkeu) dalam rangka mengatasi masalah ekonomi yang kena dampak covid 19.

“Ini kebijakan pemerintah dalam hal ini kementerian keuangan melakukan kebijakan counter cyclical upaya untuk mengatasi Covid-19 dan percepatan pemulihan ekonomi. Jadi pemerintah tidak tinggal diam, pemerintah berusaha membantu memberi bantuan agar UMKM kembali bangkit,” tuturnya.

Itu antara lain, melalui stimulus dan insentif yang dialokasikan seperti subsidi bunga bagi UMKM sebesar Rp 35,28 triliun kemudian penempatan dana untuk kredit UMKM sebesar Rp 78,78 triliun juga peminjaman pembiayaan investasi pada koperasi sebesar Rp 15 triliun kemudian bantuan bagi 12.000.000 pelaku usaha mikro masing-masing sebesar Rp 2,4 juta.

“Pemerintah melakukan intervensi kebijakan baik dari sisi hulu ke hilir dalam rangka percepatan pemulihan ekonomi UMKM dan koperasi yang terdampak pada selama tahun 2020, pemerintah juga memberikan berbagai macam program dan stimulus kepada pelaku UMKM dan koperasi agar dapat segera bangkit dan juga bertahan di sisi hulu supply dalam rangka pemulihan ekonomi nasional,” sambungnya.

Kata dia, Stimulus diberikan berupa subsidi bunga KUR supermicro dan non seperti insentif pajak tambahan modal kerja kepada koperasi melalui lpdb dan produktif usaha mikro berupa hibah sebesar Rp 2,4 juta kepada pelaku usaha mikro agar usahanya dapat bertahan di masa di sisi hilir.

“Dalam mewujudkan adaptasi dan transformasi UMKM agar segera bangkit kembali sebagai pahlawan perekonomian nasional kolaborasi stakeholder sangatlah dibutuhkan,” tutupnya.

Kegiatan expo UKM-IKM ini diinisiatif Nurlaela Syarif yang juga selaku ketua UKM-IKM Nusantara Malut sukses dan menarik perhatian serta dukungan dari berbagai pihak.

Kurang lebih 100 pelaku usaha dari Tidore, Morotai, halmahera selatan, Halmahera Utara, dan Ternate juga turut berpartisipasi pada expo tersebut.
Tak hanya itu, sejumlah instansi terkait seperti BPJS Ketenagakerjaan Cabang Ternate, Perwakilan Bank Indonesia Malut, PT. Harita Group, Wahana Visi Indonesia, Bank Mandiri, Bank Maluku Malut, Bank BNI, KPP Pratama Ternate, Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Malut, Ketua MPW Pemuda Pancasila Malut, Hannas Clinik dan Memes Wedding Galery juga turut mendukung kegiatan ini. (red)

Komentar

Loading...