poskomalut.com
baner header

Gubernur Malut bakal Siapkan Pejabat Terbaik jadi Carateker

SOFIFI-PM.com, Pemilihan kepala daerah serentak akan digelar pada 9 Desember mendatang. Di Provinsi Maluku Utara (Malut), ada delapan daerah yang bakal menggelar pilkada, yakni Kota Ternate, Tidore Kepulauan (Tikep), Halmahera Selatan (Halsel), Halmahera Utara (Halut), Halmahera Timur (Haltim), Halmahera Barat (Halbar), Kepulauan Sula (Kepsul) dan Pulau Taliabu.

Dari delapan daerah yang menggelar pilkada, rata-rata petahana kembali bertarung untuk mempertahankan kekuasaannya, minus Kota Ternate. Hal ini, tentu akan berkonsekuensi terhadap kekosongan kepala daerah. Namun, Gubernur Abdul Gani Kasuba (AGK) telah memastikan tidak mengganggu jalannya roda pemerintahan.

Kepada wartawan, Gubernur AGK telah menyiapkan pejabat-pejabat terbaiknya menjadi carateker atau penjabat untuk mengisi kekosongan jabatan yang ditinggalkan sementara Bupati dan wakil bupati, Wali Kota dan Wakil Wali Kota.

“Nama-nama pejabat belum diusul untuk jadi carateker di Beberapa daerah menggelar Pilkada serentak 2020, tapi saya sudah siapkan siapa yang bakal pejabat sementara (Pj),” ungkap AGK saat diwawancara wartawan di halaman Kantor DPRD Malut usai menghadiri paripurna, Rabu (5/8).

AGK mengaku, pejabat yang akan diusul menjadi carateker bupati dan walikota itu putra daerah dari masing-masing daerah pelaksana Pilkada. Dia mencontohkan, untuk Halmahera Utara, ada Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Malut Saifuddin Djuba, Karo Humas Pemprov Muliadi Tutupoho, Kepala Dinas Kehutanan Malut Sukur Lila, kemudian di  Tikep ada Asisten  Umar Sangaji, Kadispora Malut, Ansar Daaly.

Lanjutnya, di Halmahera Selatan ada Kepala Inspektorat Ahmad Purbaya, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Buyung Radjiloen, Kadis PUPR Malut Santrani Abusama. Di  Taliabu ada staf ahli gubernur Idham Umasangaji, dan beberapa pejabat lagi. ”Saya angkat salah satu orang dari sana (daerah asalnya, red) jadi penjabat, jika terjadi kekosongan,” ungkapnya.

Namun, mantan anggota DPR RI ini mengaku nama-nama tersebut akan diusulkan ke kemendagri setelah tahapan pendaftaran calon. “Karena setelah pendaftaran calon, kita sudah tau daerah mana yang akan terjadi kosongan. Yang pasti saya (AGK, red) sudah siapkan, jadi tinggal tunggu waktu saja,” pungkasnya. (iel/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: