TERNATE-PM.com, Tersisa beberapa bulan lagi, Maluku Utara (Malut) bakal diperhadapkan dengan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), yang diselenggarakan pada 9 Desember 2020. Seruan Pilkada Damai dikumandangkan berbagai unsur, mulai dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi/Kabupaten dan Kota, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi/Kabupaten dan Kota, Partai Politik (Parpol) dan lain sebagainya.
Seruan Pilkada Damai justru datang dari Bupati Kepulauan Sula (Kepsul), Hendrata Thes selaku pempinan Politik di daerah. Yang mana, ia mengajak Polda Malut dan Polres Kepsul serta TNI, agar bersama-sama mengawal jalannya proses Pilkada 2020 agar berjalan tentram, aman dan damai.
“Saya berharap, Pilkada tahun ini bisa berjalan tentram, aman dan damai. Saya selaku Kepala Daerah bersama Polda Malut, Polres Kepsul serta TNI akan mengawal Pilkada Kepsul sesuai koridor yang berlaku. “katanya, Minggu 23 Agustus 2020.
Menurutnya, pelaksanaan Pilkada merupakan bagian dari demokrasi, yang harus dijunjung tinggi dan tunduk pada regulasi Undang-Undang ataupun peraturan.
Oleh karena itu, Hendrata yang juga Ketua DPD Partai Demokrat Malut mengajak para kontestasi peserta pilkada dan seluruh elemen masyarakat, agar tidak menggunakan isu konflik dan sara dalam pesta demokrasi kali ini.
“Jauhi perpecahan, pertikaian dan perkelahian yang berdampak sensitif di tengah kehidupan bermasyarakat. Perbedaan bukan suatu perpecahan, pertikaian ataupun perkelahian, melainkan sebuah warna demokrasi yang memiliki nilai dan harapan masyarakat. Jangan jadikan perbedaan sebagai pertikaian dan perpecahan.” pintanya. (agh/red)



Tinggalkan Balasan