Nirwan : Tolong Hargai Etika Auditor

Inspektorat Kekeh Sampaikan Hasil Audit RSUD CB ke Publik

Kepala Inspektorat Provinsi Maluku Utara, Nirwan M.T Ali.

SOFIFI-pm.com, Hasil audit internal Inspektorat Maluku Utara atas pengelolaan keuangan RSUD CB sampai saat ini belum diketehui publik.

Pasalnya, besaran temuan atau indikasi tindak pidana korupsi yang dilakukan mantan Direktur RSUD CB dr. Syamsul Bahri masih simpang siur. Informasi yang beredar, berdasarkan hasil audit Inspektorat hanya Rp4 miliar yang dikorup.

Kepala Inspektorat Provinsi Maluku Utara, Nirwan M.T Ali disambangi wartawan di sela pertemuan dengan puluh Tenaga Kesehatan (Nakes), RSUD CB bersama Gubernur Maluku Utara, KH Abdul Gani Kasuba, menampik kabar tersebut. Ia mengaku, dirinya tidak pernah mengeluarkan statemen terkait besaran temuan tersebut.

“Logikanya begini, tunggakan TTP 15 bulan saja hamper Rp40 miliar, bagaimana mungkin temuannya cuma segitu (Rp4miliar),” bebernya, Sabtu (25/12/2022).

Dirinya mengakui dari hasil audit yang dilakukan terdapat temuan. Meski begitu, ia enggan menyebutkan besaran kerugian negara dari praktek korupsi yang dilakukan mantan Direktur RSUD CB.

“Kenapa saya bilang belum dipublikasikan, karena semua saya sudah serahkan ke Kejaksaan Tinggi Maluku Utara, 17 Oktober 2022 kemarin. Saya sampaikan, tolong pahami etika auditor, karena sekarang masih disidik oleh penyidik Kejati. Saya selaku inspektorat yang telah menyerahkan hasil audit ke Kejati, tidak punya kewenangan untuk mempublikasikan,” tandas Nirwan.

“Nanti liat telaah dari Kejati. Kalau temuan, di kita memang ada,” imbuhnya.

Komentar

Loading...