Inspektorat Sidang Lima OPD, Nilai Temuan Capai 127 Miliar

Kepala Inspektorat Malut, Nirwan MT. Ali.

SOFIFI-pm.com, Inspektorat Maluku Utara menyikapi laporan hasil pemeriksaan BPK semester II tahun 2022 untuk belanja barang dan jasa dengan menggelar sidang TPTGR pada Selasa (14/3/2023) di Ternate.

Dalam sidang itu Inspektorat meminta pertanggungjawaban lima Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemporv Malut.

Lima OPD tersebut yakni PUPR, RSUD CB, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP), Perkim dan Dikbud Malut dengan total angka yang disidangkan senilai Rp127 miliar.

Kepala Inspektoran Malut, Nirwan MT Ali kepada wartawan mengatakan, putusan dari sidang tersebut bervariasi sesuai besaran angka temuannya.

“Ada yang kami putus tiga sampai enam bulang, satu bahkan dua tahun, sesuai besaran nilainnya. Nilai yang kecil tadi ada yang sudah disetor sekira seratus juta lebih,” ujarnya.

Dirinya menyebutkan, nilai temuan terbesar yang disidangkan melekat di PUPR. Diberikan waktu pengembalian hingga dua tahun.

“Setelah putusan, mereka yang disidang tadi menandatangani Surat Keterangan Tanggung Jawab Mutlak (SKTJM). Ada yang kecil (angka) tadi menjaminkan BPKB, dan sertifikat lahan (tanah),” ucapnya.

Nirwan menyampaikan, setalah jangka waktu yang diberikan akan tetap melihat progres niatan baik dari pihak OPD melakukan pengembalian.

“Kita lihat niatan baik dulu. Kalau misalnya progresnya jalan dan batasan waktu yang diberikan mereka masih mampu, kita berikan kesempatan,” ucapnya.

Meski begitu kata Nirwan, apabila tidak ada upaya baik, maka konsekuensinya aset yang dijaminkan akan disita. Pasalnya, dari sejumlah aset yang dijaminkan sebagiannya belum mencukupi nilai temuan.

Komentar

Loading...