poskomalut.com
baner header

IUP PT ARA Tergantung Rekomendasi DLH Malut

SOFIFI-PM.com, Aktifitas PT. ARA yang berada di Halmahera Timur (Haltim) selalu dikeluhkan. Pasalnya, pengelolaan limbah tidak sesuai dengan dokumen analisis dampak lingkungan, akibatnya Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Malut telah melayangkan surat peringatan kedua. Bahkan diancam bakal dicabut IUP jika tidak digubris surat peringatan kedua.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Malut, Nirwan MT Ali saat dikonfirmasi, mengatakan, permasalahan ini belum ada jalur koordinasi dengan DLH dan PMPTSP Malut, tetapi untuk bagian tekniknya ada di DLH. “Kalau proses administrasinya ada di pihak kami, sementara kajian teknis ada di DLH, sehingga tergantung rekomendasi dari DLH, atas IUP tersebut,” katanya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas ESDM Malut Hasyim Daeng Barang mengakui, memang masalah ini kembali kepada DLH Malut, tetapi pada prinsipnya ESDM telah membahas RKB-nya PT. ARA karena sesuai dengan ketentuan Undang-Undang. Sebab pihak perusahaan sudah bermohon dan mengajukan, maka harus dipenuhi. Hanya saja,  belum ada pembahasan karena ada surat dari DLH, bahwa informasinya ada pencemaran limbah.

Kata dia, jikalau rekomendasi dari DLH tidak ada masalah berarti akan dibuat pengesahan RKB Perusahaan. “Kita masih pending pengesahan RKB, tetapi terserah dari DLH, kalau DLH katakan tidak ada masalah terhadap izin lingkungan, berarti kita sahkan,” pungkasnya. (iel/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: