SOFIFI-pm.com, Jelang akhir jabatanya, Gubernur Maluku Utara, Kh. Abdul Gani Kasuba (AGK) meminta bawahnya memaksimalkan kinerja untuk menuntaskan program-program yang sudah dicanangkan.

Gubernur dua periode itu juga menekankan kepada pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tetap tertib dan disiplin saat peralihan kepemimpinan nanti, sehingga tidak mengubah kondisi yang selama ini sudah dibangun.

AGK mengatakan, terutama dari sisi masyarakat, predikat negeri paling aman, bahagia dan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia harus dipertahankan.

“Karena apapun kita lakukan, sebaik apapun kalau tidak aman (bahagia). Kalau tidak senang masyarakat bagaimana. Jadi pokoknya harus saling mencintai, tidak saling tuduh menuduh dan menfitnah,” ungkap gubernur saat ditemui poskomalut.com, di Sofifi, Senin (14/8/2023).

Masa menjabat tersisa empat bulan, AGK mengaku berupaya menuntaskan program yang diproiritaskan. Jika tak bisa diwujudkan, kelanjutannya bisa diatasi Penjabat sementara (Pj) gubernur.

“Kita upayakan beberapa program yang harus diselesaikan. Saya tekankan supaya bisa,” ujarnya.

Disentil terkait Pj gubernur, AGK mengaku sudah menyerahkan ke DPRD untuk mengusulkan siapa yang layak menggantikan dirinya nanti.

Meski begitu, ia menyebut penunjukan Pj gubernur besar kewenangan terletak di Pemerintah Pusat. Karena, berkaca pada Pj bupati, usulan gubernur tidak pernah diakomodir.

“Ini kan pusat pe hal (kewenangan). Yang lalu-lalu, bupati saja tidak pernah. Kami sudah usulkan tapi tidak pernah, apalagi ini Pj gubernur. Tapi saya sudah bilang, itu ranahnya DPRD,” ucapnya.

Ditanya harapanya siapa yang mengisi posisi Pj gubernur, Mantan Anggota DPRD RI dapil Maluku Utara itu dengan nada bercanda menyebut wartawan.

“Saya harapkan itu ngo (wartawan),” ujarnya sambil tertawa renyah.