poskomalut, Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) meningkat drastis.

“Diketahui saat ini tercatat 76 orang yang terinfeksi HIV Aids di tahun 2025 mulai dari anak hingga dewasa” ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit atau P2P Dinas Kesehatan, Faisal Hair, Selasa (15/07/2025).

Faisal mengatakan, sebelumnya di 2024 hingga Februari 2025 tercatat 30 kasus HIV/Aids yang diidentifikasi. Pada Juli tahun ini meningkat menjadi 76 kasus.

“Jadi yg terdata hanya 76, karena berani memeriksakan diri dan terkonfirmasi dan ada yang menjalani pengobatan, ini seperti fenomena gunung es kelihatan sedikit di atas permukaan padahal di dalam sangat banyak yang,” ucapnya.

Faisal menjelaskan tingginya angka HIV /AIDS Haltim dapat terjadi, karena berbagai Faktor. Di antaranya seks berganti-ganti pasangan, hubungan intim sesama jenis.

Juga penularan dari ibu yang terkena HIV/AIDS ke anak selama kehamilan, melahirkan atau menyusui, mendapatkan tato di tempat yang tidak higienis bahkan tingginya para pencari kerja tambang di Haltim.

“Penyebaran HIV/AIDS memang sangat sulit terdeteksi. Data yang didapatkan saat ini telah dikunci hanya sebagian kecil dari besarnya jumlah orang yang sebenarnya mengidap HIV/AIDS,” tandasnya.

Faisal menegaskan 76 kasus tersebut menjadi pekerjaan rumah yang harus segera ditanggulangi bersama lintas pemerintah maupun instansi vertikal lainnya.

Dirinya berharap masyarakat dapat memeriksa diri dan tidak melakukan hubungan seksual berganti-ganti pasangan, terutama bagi yang belum menikah.