Komisi III Deprov Tinjau Proyek Jalan dan Jembatan Payahe-Dehepodo

Komisi III DPRD Provinsi Maluku (Deprov Malut) meninjau proyek pekerjaan jalan dan jembatan ruas Payahe-Dehepodo, Kamis (12/1/2023).

SOFIFI-pm.com, Komisi III DPRD Provinsi Maluku (Deprov Malut) turun meninjau proyek pekerjaan jalan dan jembatan ruas Payahe-Dehepodo, Kamis (12/1/2023).

Proyek jalan dan jembatan yang menghubungkan antara dua wilayah yakni, Kota Tidore Kepulauan dan Kabupaten Halmahera Selatan progres pekerjaan fisik pekerjaannya baru mencapai 65 persen.

Namun, proyek yang sebelumnya dibiayai PT SMI sepanjang 15 kilometer ini kini tidak bisa dilanjutkan, karena pihak penyedia anggaran telah memutuskan kerja sama. Pekerjaan tersebut ersisa 3 kilometer yang belum disirtu.

"Progres pekerjaan berjalan baik walaupun proyek ini awalnya menggunakan dana SMI dengan panjang 15 kilometer. Setelah putusan kontrak tinggal 3 kilometer yang belum disirtu dan saya berharap semua bisa tuntas, maka tinggal dihotmix saja," ungkap Ketua Komisi III Deprov Malut, Rusihan Djafar.

Ia menuturkan, karena sekarang sudah putus kontrak dengan pihak PT SMI, maka pembiayaan diambil alih Pemerintah Provinsi Maluku Utara (Pemprov Malut).

"Kita sekarang sudah putus kontrak, sehingga pembiayaan diambil alih Pemprov Malut. Selain pembangunan jalan dan jembatan ruas Payahe-Dehepodo di dalamnya termasuk 8 paket proyek yang dibiayai PT SMI,"ujarnya

"Saya berharap begitu juga dengan masyarakat di dua daerah sana menginginkan, ruas jalan ini segera dituntaskan agar dapat dinikmati. Paling tidak hasil pertanian mereka, aksesnya bisa sampai ke kota untuk dijual," sambungnya.

Komentar

Loading...